Muncul Virus Langya, Pemerintah China Ingatkan untuk Hati-Hati
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 10 Agustus 2022 - 17:29 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Belum usaipandemi Covid 19, kini di China muncul virus baru yakni Langya henipavirus atau LayV.
Merujuk dari Newsweek,Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di Taiwan pada Ahad (7/8/2022) melaporkan bahwa sejauh ini, ada 35 orang dites positif dalam beberapa pekan terakhir.
Kasus-kasus tersebut dilaporkan dari provinsi Shandong dan Henan, yang berbagi perbatasan dan terletak di timur lautChina.
Baca juga: Dokter Hewan: PMK Bukan Virus Baru, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
Diketahui, tidak satu pun dari 35 pasien ini memiliki kontak dekat satu sama lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyebaran virus sporadis pada manusia pada saat ini. Virus ini diketahui ditemukan pada hewan tertentu, seperti tikus.
Hingga saat ini, belum diketahui pola penyebaran virus tersebut, apakah disebabkan oleh transfer dari hewan atau manusia. Tetapi pihak berwenang China mengingatkan agar berhati-hati.
Wakil Direktur Jenderal CDC Taiwan Chuang Jen-Hsiang menjelaskan gejala khas antara laindemam,kelelahan,batuk, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, mual, sakit kepala dan muntah.
Merujuk dari Newsweek,Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di Taiwan pada Ahad (7/8/2022) melaporkan bahwa sejauh ini, ada 35 orang dites positif dalam beberapa pekan terakhir.
Kasus-kasus tersebut dilaporkan dari provinsi Shandong dan Henan, yang berbagi perbatasan dan terletak di timur lautChina.
Baca juga: Dokter Hewan: PMK Bukan Virus Baru, Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
Diketahui, tidak satu pun dari 35 pasien ini memiliki kontak dekat satu sama lain. Hal tersebut menunjukkan bahwa penyebaran virus sporadis pada manusia pada saat ini. Virus ini diketahui ditemukan pada hewan tertentu, seperti tikus.
Hingga saat ini, belum diketahui pola penyebaran virus tersebut, apakah disebabkan oleh transfer dari hewan atau manusia. Tetapi pihak berwenang China mengingatkan agar berhati-hati.
Wakil Direktur Jenderal CDC Taiwan Chuang Jen-Hsiang menjelaskan gejala khas antara laindemam,kelelahan,batuk, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, mual, sakit kepala dan muntah.