Evakuasi Paus Beluga di Sungai Seine Berujung Eutanasia
Mahmuda attar hussein
Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:50 WIB
Evakuasi Paus Beluga di Sungai Seine Berujung Eutanasia. (Foto: Arabnews)
Seekor Paus Beluga ramai menjadi perbincangan karena memasuki sungai Seine yang terletak di bagian barat laut Prancis. Proses evakuasinya berlangsung dramatis.
Paus yang mampu hidup hingga usia 35-50 tahun ini, mengalami komplikasi kesehatan selama proses evakuasi penyelematan dan harus di-eutanasia oleh otoritas terkait.
"Penderitaan jelas terlihat di hewan ini, jadi penting untuk melepaskan ketegangannya dan kami harus melanjutkan tidur tenangnya," kata dokter hewan setempat, Florence Ollivet Courtois seperti dilansir ArabNews, Kamis (11/8/2022).
Baca Juga: KKP Kubur Paus Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Lombok Barat
Eutanasia sendiri merupakan tindakan mengakhiri hidup makhluk (hewan atau manusia) secara sengaja untuk menghilangkan penderitaannya.
Eutanasia dilakukan pada kasus tertentu, seperti pada penderita penyakit mematikan atau kondisi makhluk yang merasa kesakitan dan kondisi medisnya tidak bisa lagi diobati.
Berdasarkan keterangan otoritas terkait, mamalia laut berwarna putih itu secara tidak sengaja keluar dari jalurnya, dan memasuki area sungai Seine, Prancis. Tim yang terdiri dari 80 orang berupaya mengevakuasinya.
Paus yang mampu hidup hingga usia 35-50 tahun ini, mengalami komplikasi kesehatan selama proses evakuasi penyelematan dan harus di-eutanasia oleh otoritas terkait.
"Penderitaan jelas terlihat di hewan ini, jadi penting untuk melepaskan ketegangannya dan kami harus melanjutkan tidur tenangnya," kata dokter hewan setempat, Florence Ollivet Courtois seperti dilansir ArabNews, Kamis (11/8/2022).
Baca Juga: KKP Kubur Paus Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Lombok Barat
Eutanasia sendiri merupakan tindakan mengakhiri hidup makhluk (hewan atau manusia) secara sengaja untuk menghilangkan penderitaannya.
Eutanasia dilakukan pada kasus tertentu, seperti pada penderita penyakit mematikan atau kondisi makhluk yang merasa kesakitan dan kondisi medisnya tidak bisa lagi diobati.
Berdasarkan keterangan otoritas terkait, mamalia laut berwarna putih itu secara tidak sengaja keluar dari jalurnya, dan memasuki area sungai Seine, Prancis. Tim yang terdiri dari 80 orang berupaya mengevakuasinya.