Termasuk Dosa Syirik, Ini Ancaman Bagi Muslim Percaya Dukun
Mahmuda attar hussein
Kamis, 18 Agustus 2022 - 14:05 WIB
slam melarang umatnya untuk pergi berkonsultasi dan mempercayai segala tipu daya dukun. Foto: Langit7.id/iStock
Islam melarang umatnya untuk pergi berkonsultasi dan mempercayai segala tipu daya dukun. Bahkan, ada ancaman berat bagi umat yang masih mempercayai dunia perdukunan dan membenarkannya.
Penceramah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, umat Islam yang berkonsultasi, meminta sesuatu, dan membenarkan apa yang dikatakan dukun, ancamannya cukup berat, yaitu kekufuran.
Baca Juga:Samsudin Jadab Belajar Pengobatan dari Kitab Sihir?
"Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al Quran yang telah diturunkan pada Muhammad." (HR. Muslim).
Pemilik pusat kajian Islam, Quantum Akhyar Institute ini menambahkan, ancaman kekufuran itu merupakan pendustaan kepada syariat. Bahayanya bisa langsung merusak akidah seorang muslim.
"Maka barang siapa melibatkan diri dengan yang seperti itu harus segera bertobat, karena ini termasuk salah satu dalam 7 dosa besar yang berpeluang mendapatkan murka Allah SWT," tegas dia dalam penggalan ceramahnya, dikutip Kamis (18/8/2022).
Penceramah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, umat Islam yang berkonsultasi, meminta sesuatu, dan membenarkan apa yang dikatakan dukun, ancamannya cukup berat, yaitu kekufuran.
Baca Juga:Samsudin Jadab Belajar Pengobatan dari Kitab Sihir?
"Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al Quran yang telah diturunkan pada Muhammad." (HR. Muslim).
Pemilik pusat kajian Islam, Quantum Akhyar Institute ini menambahkan, ancaman kekufuran itu merupakan pendustaan kepada syariat. Bahayanya bisa langsung merusak akidah seorang muslim.
"Maka barang siapa melibatkan diri dengan yang seperti itu harus segera bertobat, karena ini termasuk salah satu dalam 7 dosa besar yang berpeluang mendapatkan murka Allah SWT," tegas dia dalam penggalan ceramahnya, dikutip Kamis (18/8/2022).