Jadikan Ayat Al Quran sebagai Jimat, UAH: Dukun Tak Bisa Ngaji
Mahmuda attar hussein
Kamis, 18 Agustus 2022 - 14:35 WIB
Ilustrasi perdukunan di Tanah Air yang sejatinya merupakan salah satu kategori dosa besar. Foto: Langit7.id/iStock
Belakangan ramai soal praktik perdukunan berlandaskan agama dan menjadikan Al-Quran sebagai jimat. Padahal, hampir bisa dipastikan kebanyakan dukun tak bisa mengaji dan jauh dari syariat Islam.
Penceramah Ustadz Adi Hidayat (UAH) menegaskan, fenomena saat ini banyak praktik dukun yang menjadi agama sebagai landasan dalam praktiknya. Bahkan, Al-Quran turut dijadikan jimat untuk melakukan tipu daya.
Baca Juga:Dukun di Indonesia Kian Eksis, Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah
"Para dukun itu disebut dalam Al-Quran hampir tidak pernah berzikir, yang salah satunya adalah baca Al-Quran. Bisa jadi dukun yang menjadikan Al-Quran sebagai jimatnya ini ngajinya tidak benar, salatnya pun berantakan, dan ini dibahasakan dalam Al-Quran," ungkap dia dalam kajiannya, dikutip Kamis (18/8/2022).
Al-Quran membahasakan, dukun bukanlah orang yang mengerti kitab suci dan tidak pernah berzikir. Mereka tergolong orang munafik yang menjadikan Al-Quran untuk melakukan tipu daya.
"Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran darinya. Dan Al-Quran itu bukan pula perkataan tukang tenung yang sering merasa mengetahui hal-hal yang gaib." (QS. Al-Haqqah: 42).
Penceramah Ustadz Adi Hidayat (UAH) menegaskan, fenomena saat ini banyak praktik dukun yang menjadi agama sebagai landasan dalam praktiknya. Bahkan, Al-Quran turut dijadikan jimat untuk melakukan tipu daya.
Baca Juga:Dukun di Indonesia Kian Eksis, Ini Kata Ustaz Khalid Basalamah
"Para dukun itu disebut dalam Al-Quran hampir tidak pernah berzikir, yang salah satunya adalah baca Al-Quran. Bisa jadi dukun yang menjadikan Al-Quran sebagai jimatnya ini ngajinya tidak benar, salatnya pun berantakan, dan ini dibahasakan dalam Al-Quran," ungkap dia dalam kajiannya, dikutip Kamis (18/8/2022).
Al-Quran membahasakan, dukun bukanlah orang yang mengerti kitab suci dan tidak pernah berzikir. Mereka tergolong orang munafik yang menjadikan Al-Quran untuk melakukan tipu daya.
"Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran darinya. Dan Al-Quran itu bukan pula perkataan tukang tenung yang sering merasa mengetahui hal-hal yang gaib." (QS. Al-Haqqah: 42).