home global news

Islamofobia dalam Pandangan UAS, Muncul Akibat Clash of Civilizations

Ahad, 21 Agustus 2022 - 12:20 WIB
Ustadz Abdul Somad (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D alias Ustadz Abdul Somad (UAS) menilai isu islamofobia bukan isu baru. Menurut dia, isu global tersebut sudah ada sejak satu dekade terakhir. Salah satu pemicunya adalah clash of civilizations (CoC) atau benturan peradaban.

“Islamofobia itu agenda internasional. Jauh, dari dulu, sejak saya kuliah, ketika sudah ada clash of civilizations (CoC) atau benturan peradaban, Barat dan Timur. Yang dimaksud dengan Timur di situ adalah Islam,” kata UAS kepada LANGIT7.ID, Jumat (19/8/2022).

UAS menjelaskan, peradaban Islam dibangun berdasarkan wahyu. Sementara, peradaban Barat dibangun berdasarkan akal, tidak ada intervensi wahyu sama sekali. Lalu, pada 1992 muncul prediksi Samuel P Huntington yang menyebut akan terjadi benturan peradaban.

Baca Juga: UAS: Peradaban Islam Mundur karena Terpisahnya Sains dan Agama



“Mereka memprediksikan akan ada peradaban budaya yang luar biasa berkembang. Hari Ini, setelah kurang lebih 20 tahun, saya ingin heboh-hebohnya itu tahun 2000-an semasa kami mahasiswa,” ujar UAS.

UAS melihat islamofobia kian mengkristal pada 2022 saat ini. Dia mencontohkan isu LGBT yang kian marak. Barat tetap kukuh mengkampanyekan LGBT di seluruh dunia. Demikian pula dengan isu-isu lain seperti feminisme.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
uas ustadz abdul somad islamofobia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya