home global news

Krisis Energi, Bangladesh Pangkas Jam Sekolah dan Kantor Pemerintahan

Rabu, 24 Agustus 2022 - 13:30 WIB
Pasar Shah Ali pusat keramaian di Kota Dhaka, Bangladesh di masa pandemi Covid-19. Foto: Langit7/iStock.
Di tengah kekhawatiran atas kenaikan harga bahan bakar dampak perangUkraina, sekolah-sekolah di Bangladesh akan menambah libur satu hari setiap minggunya.

Sekretaris Kabinet Khandker Anwarul Islam mengatakan, sebelumnya di sekolah-sekolah di Bangladesh sudah menutup aktivitasnya di hari Jumat, dan akan menambah libur di hari Sabtu.

Baca juga: Anggota DPR Minta Pemerintah Waspada Terjadi Krisis Energi

Sementara kantor pemerintah serta bank akan memangkas waktu kerja, 1 jam untuk mengurangi penggunaan listrik. Pengurangan tersebut akan dimulai hari ini, Rabu (24/8/202).

Anwarul mengatakan, melansir Arab News, Rabu (24/8/2022), kantor pemerintah dan bank akan memotong waktu kerja menjadi tujuh jam dari delapan jam sebelumnya. Namun ketentuan tersebut berbeda untuk kantor swasta yang diizinkan mengatur jadwal sendiri.

Seperti diketahui, gangguan pasokan karena perang Ukraina menyebabkan lonjakan tarif energi dan makanan dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir Banglades mengambil kebijakan untuk mengurangi tekanan pada cadangan mata uang asing yang menurun. Bulan lalu, harga bahan bakar dinaikkan lebih dari 50 persen.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
krisis ekonomi energi listrik bangladesh
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya