Fery Baswedan: Tantrum Bagian dari Proses Pengenalan Diri Anak
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 25 Agustus 2022 - 13:40 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta Fery Farhati Baswedan ingatkan orang tua untuk tidak melihat tantrum sebagai masalah melainkan bagian dari proses anak berkembang dan belajar mengenali diri.
Menurut dia, apa yang dialami anak-anak dimasa tantrum juga pernah terjadi pada diri setiap orang, maka itu tidak perlu khawatir.
"Sebetulnya dialami semua anak dan bila kita bisa meresponnya dengan baik, maka anak bisa melewati dengan pikiran baik pula," ujar Fery dalam webinar "Cegah dan Atasi Tantrum pada Anak, Tingkatkan Performa si Kecil di Sekolah!" Rabu (24/8/2022).
Baca juga: Anak Tantrum, Fery Baswedan: Orang Tua Harus Pahami Emosi Buah Hati
Dia melanjutkan, mindset terhadap tantrum harus di ubah, sebab hal tersebut berpengaruh dengan perkembangan anak.
Jika menganggap tantrum sebagai proses belajar maka Anda akan memfasilitasi anak untuk bisa belajar dari hal itu, namun jika melihat sebagai masalah maka Anda akan fokus untuk menyelesaikannya. Menurut dia, kedua reaksi tersebut akan menimbulkan dampak berbeda.
"Jadi, kalau kita melihat anak teriak-teriak maka kita sebagai orang tua harus menenangkan diri dulu untuk bisa kemudian merespon dengan tenang terhadap reaksi anak kita," kata istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini.
Menurut dia, apa yang dialami anak-anak dimasa tantrum juga pernah terjadi pada diri setiap orang, maka itu tidak perlu khawatir.
"Sebetulnya dialami semua anak dan bila kita bisa meresponnya dengan baik, maka anak bisa melewati dengan pikiran baik pula," ujar Fery dalam webinar "Cegah dan Atasi Tantrum pada Anak, Tingkatkan Performa si Kecil di Sekolah!" Rabu (24/8/2022).
Baca juga: Anak Tantrum, Fery Baswedan: Orang Tua Harus Pahami Emosi Buah Hati
Dia melanjutkan, mindset terhadap tantrum harus di ubah, sebab hal tersebut berpengaruh dengan perkembangan anak.
Jika menganggap tantrum sebagai proses belajar maka Anda akan memfasilitasi anak untuk bisa belajar dari hal itu, namun jika melihat sebagai masalah maka Anda akan fokus untuk menyelesaikannya. Menurut dia, kedua reaksi tersebut akan menimbulkan dampak berbeda.
"Jadi, kalau kita melihat anak teriak-teriak maka kita sebagai orang tua harus menenangkan diri dulu untuk bisa kemudian merespon dengan tenang terhadap reaksi anak kita," kata istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini.