Visi Peradaban Ponpes Assalaam Dirikan Observatorium dan Planetarium
Muhajirin
Selasa, 30 Agustus 2022 - 05:15 WIB
Teleskop di PPMI Assalaam (foto: langit7.id/Muhajirin)
Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo adalah satu-satunya pesantren yang memiliki Observatorium dan Planetarium di Indonesia. Berawal dari bantuan peralatan laboratorium sains termasuk astronomi, Assalaam kini telah memiliki observatorium yang menjadi standar nasional.
Pengasuh dan Kepala Laboratorium Astronomi PPMI, Ustadz AR Sugeng Riyadi, memiliki visi besar dalam mengembangkan ilmu astronomi di pesantren modern yang terletak di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah itu.
Dia menjelaskan, saat peradaban Islam berjaya pada abad pertengahan, para ilmuwan muslim rata-rata menguasai ilmu astronomi. Itu karena astronomi merupakan ilmu yang diturunkan langsung dari Al-Qur'an dan sunnah.
Baca Juga: Menilik Observatorium Ponpes Assalam, Dari Pesantren Mengamati Antariksa
"Kalau kita melihat masa lalu, peradaban Islam sempat jaya. Hampir semua ilmuwan muslim itu ahli astronomi. Ibnu Rusyd, Al-Khawarizmi. karena astronomi ini kan sebenarnya turunan dari ayat al-Qur'an," kata Sugeng kepada LANGIT7.ID, Senin (29/8/2022).
Namun anehnya, astronomi tidak masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional. Padahal, ibadah-ibadah wajib dalam Islam seperti shalat, puasa, zakat, dan haji tidak bisa dilakukan tanpa astronomi.
Pengasuh dan Kepala Laboratorium Astronomi PPMI, Ustadz AR Sugeng Riyadi, memiliki visi besar dalam mengembangkan ilmu astronomi di pesantren modern yang terletak di Pabelan, Sukoharjo, Jawa Tengah itu.
Dia menjelaskan, saat peradaban Islam berjaya pada abad pertengahan, para ilmuwan muslim rata-rata menguasai ilmu astronomi. Itu karena astronomi merupakan ilmu yang diturunkan langsung dari Al-Qur'an dan sunnah.
Baca Juga: Menilik Observatorium Ponpes Assalam, Dari Pesantren Mengamati Antariksa
"Kalau kita melihat masa lalu, peradaban Islam sempat jaya. Hampir semua ilmuwan muslim itu ahli astronomi. Ibnu Rusyd, Al-Khawarizmi. karena astronomi ini kan sebenarnya turunan dari ayat al-Qur'an," kata Sugeng kepada LANGIT7.ID, Senin (29/8/2022).
Namun anehnya, astronomi tidak masuk ke dalam kurikulum pendidikan nasional. Padahal, ibadah-ibadah wajib dalam Islam seperti shalat, puasa, zakat, dan haji tidak bisa dilakukan tanpa astronomi.