Ribuan Penyuluh Lintas Agama Ikuti Kemah Moderasi Beragama
Hasanah syakim
Selasa, 30 Agustus 2022 - 06:30 WIB
Ribuan Penyuluh Lintas Agama Ikuti Kemah Moderasi Beragama. Foto: Istimewa.
Ribuan penyuluh lintas agama mengikuti Kemah Moderasi Beragama. Para peserta adalah perwakilan dari Penyuluh Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu, serta perwakilan Ormas Islam dan Lembaga Keagamaan.
Kemah Moderasi Beragama yang berlangsung di Ubaya Training Center (UTC), Trawas, Mojokerto, ini dibuka Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, Senin (29/8/22).
"Moderasi beragama yang kita gaungkan dalam Kemah Moderasi Beragama ini bukan hanya seremonial simbolistik, tetapi secara fundamental harus kita tindaklanjuti dan laksanakan," kata Kamaruddin dalam keterangannya.
Baca Juga:Kemenag: Dakwah Melalui Seni Lebih Mudah Diterima Masyarakat
Ia mengatakan, sikap moderat dalam keseharian, berbangsa, dan beragama merupakan langkah yang tepat di tengah keragaman bangsa Indonesia. Sikap moderat juga menjadi sarana efektif dalam menjaga akidah dan agama masing-masing penganutnya.
"Mari jaga akidah, agama, dan keindonesiaan supaya kita semua menjadi warga negara yang baik sehingga cita-cita pembangunan dan kemerdekaan dapat tercapai," ujar Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Husnul Marom, dan Kakanwil Kemenag Jateng, Musta'in Ahmad. Hadir pula Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, perwakilan Kakanwil Kemenag 34 provinsi, dan Kakankemenag serta Kasi Bimas se-Provinsi Jawa Timur.
Kemah Moderasi Beragama yang berlangsung di Ubaya Training Center (UTC), Trawas, Mojokerto, ini dibuka Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, Senin (29/8/22).
"Moderasi beragama yang kita gaungkan dalam Kemah Moderasi Beragama ini bukan hanya seremonial simbolistik, tetapi secara fundamental harus kita tindaklanjuti dan laksanakan," kata Kamaruddin dalam keterangannya.
Baca Juga:Kemenag: Dakwah Melalui Seni Lebih Mudah Diterima Masyarakat
Ia mengatakan, sikap moderat dalam keseharian, berbangsa, dan beragama merupakan langkah yang tepat di tengah keragaman bangsa Indonesia. Sikap moderat juga menjadi sarana efektif dalam menjaga akidah dan agama masing-masing penganutnya.
"Mari jaga akidah, agama, dan keindonesiaan supaya kita semua menjadi warga negara yang baik sehingga cita-cita pembangunan dan kemerdekaan dapat tercapai," ujar Guru Besar Ilmu Hadis UIN Alauddin Makassar ini.
Hadir dalam kesempatan ini, Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Syamsul Bahri, Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Husnul Marom, dan Kakanwil Kemenag Jateng, Musta'in Ahmad. Hadir pula Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, perwakilan Kakanwil Kemenag 34 provinsi, dan Kakankemenag serta Kasi Bimas se-Provinsi Jawa Timur.