Alasan Malaysia Jadi Negara Pertama Ekspansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah
Muhajirin
Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:35 WIB
ilustrasi Ibukota Malaysia, Kuala Lumpur (foto: langit7.id/istock)
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menjelaskan alasan Malaysia menjadi negara pertama yang menjadi tujuan program internasionalisasi pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Menyusul keputusan Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia menyetujui pendirian Universiti Muhammadiyah Muhammadiyah Malaysia tertanggal 5 Agustus 2021.
Haedar menyebut empat alasan Malaysia sebagai negara pertama pendirian perguruan tinggi Muhammadiyah di luar negeri.
Pertama, Indonesia dan Malaysia merupakan bangsa serumpun yang memiliki dinamika turunan penuh dengan warna. Dinamika tersebut perlu dirajut kembali dengan semangat bangsa serumpun pada era globalisasi saat ini.
“Sehingga Indonesia dengan malaysia bisa maju bersama,” kata Haedar dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).
Kedua, Malaysia dan Indonesia sebagai anggota ASEAN terus bergerak menjadi kekuatan regional berdasarkan semangat fastabiqul khairaat.
Dengan semangat itu, Indonesia dan Malaysia ingin memainkan peran global bersama bangsa-bangsa di seluruh dunia mewujudkan perdamaian, persatuan, dan memajukan peradaban.
Menyusul keputusan Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia menyetujui pendirian Universiti Muhammadiyah Muhammadiyah Malaysia tertanggal 5 Agustus 2021.
Haedar menyebut empat alasan Malaysia sebagai negara pertama pendirian perguruan tinggi Muhammadiyah di luar negeri.
Pertama, Indonesia dan Malaysia merupakan bangsa serumpun yang memiliki dinamika turunan penuh dengan warna. Dinamika tersebut perlu dirajut kembali dengan semangat bangsa serumpun pada era globalisasi saat ini.
“Sehingga Indonesia dengan malaysia bisa maju bersama,” kata Haedar dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).
Kedua, Malaysia dan Indonesia sebagai anggota ASEAN terus bergerak menjadi kekuatan regional berdasarkan semangat fastabiqul khairaat.
Dengan semangat itu, Indonesia dan Malaysia ingin memainkan peran global bersama bangsa-bangsa di seluruh dunia mewujudkan perdamaian, persatuan, dan memajukan peradaban.