home sosok muslim

1 September Imam Bukhari Wafat, Ulama Hadits Terbesar Sepanjang Masa

Kamis, 01 September 2022 - 16:30 WIB
Komplek Makam Imam Bukhari di Bukhara, Uzbekistan (foto: istimewa)
Imam Muhammad Al-Bukhari adalah ulama hadits paling terkemuka dalam sejarah Islam. Kitab Shahih Bukhari, di mana kata-kata, tindakan, atau kebiasaan Nabi Muhammad SAW dihimpun, adalah salah satu sumber terbesar hadits Nabi dalam sejarah Islam.

Tepat hari ini, 1 September 870 Masehi, Ulama terbesar dalam bidang hadits ini wafat dan meninggalkan warisan ribuan hadits shahih yang jadi referensi umat Islam hingga kini.

Mengutip Know History, Imam Bukhari belajar di semua pusat penting pembelajaran Islam pada masanya. Berdialog dan belajar langsung dengan para ulama, dan bertukar informasi tentang hadits. Dia mendengar hadits kepada lebih dari 1.000 orang dan mengkaji lebih dari 600.000 hadits.

Baca Juga:Syaikh Yasin Al-Fadani: Ulama Rujukan Hadits Sedunia, Dermawan Meski Tak Kaya

Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail Al-Bukhari dan lahir pada tahun 194 H (810 M) di Bukhara, salah satu kota Uzbekistan saat ini. Ayahnya meninggal ketika dia masih muda. Dia dibesarkan oleh ibunya, yang mendidiknya dengan baik dan berperan dalam mengasah kecintaannya pada ilmu pengetahuan.

Di masa kecilnya,Imam Bukhari memiliki penyakit matayang membuatnya hampir buta. Dia amat ketakutan kehilangan penglihatannyanamun akhirnya berhasil sembuh. Dia sangat cerdas sejak kecil dan memiliki ingatan yang kuat. Hal itu membantunya di kemudian hari dalam menghimpun hadits Nabi Muhammad SAW.

Selama masa mudanya, Imam Bukhari menghafal Al-Qur'an dan belajar dasar-dasar agama. Dia telah menghafal ribuan hadits saat dia masih kecil. Suasana Bukhara yang kala itu menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan, turut membantunya. Dia sering menghadiri pertemuan-pertemuan dengan para ulama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
profil ulama kajian hadits imam bukhari
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya