Gontor Sampaikan Permohonan Maaf ke Orang Tua Santri Alm AM
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 05 September 2022 - 22:05 WIB
Juru Bicara Pondok Modern Darussalam Gontor, Noor Syahid saat memberikan keterangan terkait wafatnya santri AM. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Gontortv)
Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, menyampaikan permohonan maaf serta ucapan belasungkawa atas wafatnya santri AM asal Palembang. AM merupakan santri Gontor yang menjadi korban dugaan penganiayaan.
"Kami keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor dengan ini memohon maaf sekaligus berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya Almarhum Ananda AM. Khususnya kepada orang tua dan keluarga almarhum di Sumatera Selatan," ujar Juru Bicara Pondok Modern Darussalam Gontor, Noor Syahid, dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Gontortv, Senin (5/9/2022).
Baca Juga:Ambil Sikap Tegas, Gontor Usir Santri Diduga Penganiaya Alm AM
Noor mengatakan bahwa pihaknya amat menyesalkan peristiwa tersebut. Sebagai pondok pesantren yang concern terhadap pendidikan karakter anak, Noor berharap tidak ada lagi kasus seperti ini di kemudian hari.
"Kami juga meminta maaf kepada orang tua dan keluarga almarhum, jika dalam proses pengantaran jenazah dianggap tidak jelas dan terbuka. Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," kata Noor.
Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, lanjut Noor, pihaknya menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat. Menyikapi hal ini, Gontor langsung bertindak cepat dengan menindak dan menghukum mereka yang terlibat dugaan penganiayaan tersebut.
Baca Juga:Gontor Komitmen Ikuti Proses Hukum Wafatnya Santri AM
"Kami keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor dengan ini memohon maaf sekaligus berbelasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya Almarhum Ananda AM. Khususnya kepada orang tua dan keluarga almarhum di Sumatera Selatan," ujar Juru Bicara Pondok Modern Darussalam Gontor, Noor Syahid, dalam konferensi pers melalui kanal YouTube Gontortv, Senin (5/9/2022).
Baca Juga:Ambil Sikap Tegas, Gontor Usir Santri Diduga Penganiaya Alm AM
Noor mengatakan bahwa pihaknya amat menyesalkan peristiwa tersebut. Sebagai pondok pesantren yang concern terhadap pendidikan karakter anak, Noor berharap tidak ada lagi kasus seperti ini di kemudian hari.
"Kami juga meminta maaf kepada orang tua dan keluarga almarhum, jika dalam proses pengantaran jenazah dianggap tidak jelas dan terbuka. Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," kata Noor.
Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, lanjut Noor, pihaknya menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat. Menyikapi hal ini, Gontor langsung bertindak cepat dengan menindak dan menghukum mereka yang terlibat dugaan penganiayaan tersebut.
Baca Juga:Gontor Komitmen Ikuti Proses Hukum Wafatnya Santri AM