Rumah Tahan Gempa Milik Suku Sasak Bayan, Ada Nilai Islamnya
Mahmuda attar hussein
Selasa, 06 September 2022 - 14:30 WIB
Rumah Tahan Gempa Milik Suku Sasak Bayan. (Foto: Istimewa).
Rumah tahan gempa milik Suku Sasak Bayan, Lombok Utara, NTB. Bukan cuma bisa menahan guncangan, rumah adat tradisional ini juga mengandung nilai-nilai Islam.
Rumah tradisional dengan dinding geribik dan beratap jerami ini bisa tahan gempa karena beberapa alasan. Di antaranya seperti penggabungan faktor ekologis dan geografis, serta struktur fisik bangunannya.
Salah satu anggota tim dari kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada dari Fakultas Geografi, Adji Saiddinullah mengungkapkan, rumah adat bernama Bale Bayan ini mengandung nilai-nilai mitigasi bencana struktural dan non-struktural.
Adapun mitigasi bencana non-struktural meliputi nilai, pengetahuan, pengambilan keputusan, dan solidaritas kelompok yang terbentuk pada kehidupan masyarakat adat Sasak Bayan.
Baca Juga: Bacaan Al Quran untuk Meruqyah Rumah dari Gangguan Jin
"Sedangkan dari sisi mitigasi bencana struktural didapatkan dari konstruksi fisik bangunan rumah adat Bale Bayan yang tahan gempa," kata dia seperti dilansir laman UGM, dikutip Senin (5/9/2022).
Adji menambahkan, Bale Bayan sendiri memiliki filosofi dari masyarakat adatnya yang memiliki keyakinan bahwa Tuhan adalah sang Pencipta dan Penguasa Alam Semesta. Kepercayaan itu mereka terapkan dalam bangunan rumah adat tersebut.
Rumah tradisional dengan dinding geribik dan beratap jerami ini bisa tahan gempa karena beberapa alasan. Di antaranya seperti penggabungan faktor ekologis dan geografis, serta struktur fisik bangunannya.
Salah satu anggota tim dari kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada dari Fakultas Geografi, Adji Saiddinullah mengungkapkan, rumah adat bernama Bale Bayan ini mengandung nilai-nilai mitigasi bencana struktural dan non-struktural.
Adapun mitigasi bencana non-struktural meliputi nilai, pengetahuan, pengambilan keputusan, dan solidaritas kelompok yang terbentuk pada kehidupan masyarakat adat Sasak Bayan.
Baca Juga: Bacaan Al Quran untuk Meruqyah Rumah dari Gangguan Jin
"Sedangkan dari sisi mitigasi bencana struktural didapatkan dari konstruksi fisik bangunan rumah adat Bale Bayan yang tahan gempa," kata dia seperti dilansir laman UGM, dikutip Senin (5/9/2022).
Adji menambahkan, Bale Bayan sendiri memiliki filosofi dari masyarakat adatnya yang memiliki keyakinan bahwa Tuhan adalah sang Pencipta dan Penguasa Alam Semesta. Kepercayaan itu mereka terapkan dalam bangunan rumah adat tersebut.