Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home home & garden detail berita

Rumah Tahan Gempa Milik Suku Sasak Bayan, Ada Nilai Islamnya

mahmuda attar hussein Selasa, 06 September 2022 - 14:30 WIB
Rumah Tahan Gempa Milik Suku Sasak Bayan, Ada Nilai Islamnya
Rumah Tahan Gempa Milik Suku Sasak Bayan. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Rumah tahan gempa milik Suku Sasak Bayan, Lombok Utara, NTB. Bukan cuma bisa menahan guncangan, rumah adat tradisional ini juga mengandung nilai-nilai Islam.

Rumah tradisional dengan dinding geribik dan beratap jerami ini bisa tahan gempa karena beberapa alasan. Di antaranya seperti penggabungan faktor ekologis dan geografis, serta struktur fisik bangunannya.

Salah satu anggota tim dari kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada dari Fakultas Geografi, Adji Saiddinullah mengungkapkan, rumah adat bernama Bale Bayan ini mengandung nilai-nilai mitigasi bencana struktural dan non-struktural.

Adapun mitigasi bencana non-struktural meliputi nilai, pengetahuan, pengambilan keputusan, dan solidaritas kelompok yang terbentuk pada kehidupan masyarakat adat Sasak Bayan.

Baca Juga: Bacaan Al Quran untuk Meruqyah Rumah dari Gangguan Jin

"Sedangkan dari sisi mitigasi bencana struktural didapatkan dari konstruksi fisik bangunan rumah adat Bale Bayan yang tahan gempa," kata dia seperti dilansir laman UGM, dikutip Senin (5/9/2022).

Adji menambahkan, Bale Bayan sendiri memiliki filosofi dari masyarakat adatnya yang memiliki keyakinan bahwa Tuhan adalah sang Pencipta dan Penguasa Alam Semesta. Kepercayaan itu mereka terapkan dalam bangunan rumah adat tersebut.

"Dalam struktur bangunan rumah terdapat 6 tiang penyangga inan bale yang merepresentasikan rukun iman, 5 tiang penyangga di tiap sisi luar rumah yang merepresentasikan rukun Islam, dan satu tiang yang menjulang tinggi di bagian inan bale yang menunjukkan bahwa Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa," jelasnya.

Ditinjau dari analisis struktural tektoniknya, lanjut dia, struktur rumah adat Bale Bayan ternyata aman terhadap gempa. Tak heran bila rumah ini masih mampu berdiri kokoh saat dilanda bencana gempa bumi Lombok pada 2018 lalu.

"Sebagian besar rumah Bale Bayan tetap kokoh berdiri. Sedangkan sebagian besar rumah-rumah modern luluh lantak diterjang gempa," ungkapnya.

Artinya, nilai kearifan lokal rumah adat Bale Bayan dapat menjadi acuan model pembangunan rumah tahan gempa di Lombok Utara. Termasuk pada aspek membangun pemukiman yang inklusif, aman, tahan lama, dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, Adji mengkaji tingkat kekokohan bangunan Bale Bayan ini dibantu oleh mahasiswa lainnya, di antaranya Herkin Yossyafaat (Hukum 2020), Ubaidillah Hanif (Fisipol 2020), dan Rhiza Perdana Aldeansyah (Sekolah Vokasi 2020).

Dibantu dosen pembimbing Alia Fajarwati, mereka melakukan riset untuk mengkaji nilai-nilai ilmiah kearifan lokal Bale Bayan pada masyarakat adat Sasak Bayan, Lombok Utara.

"Kami ingin menguak fakta-fakta ilmiah dari kearifan lokal Bale Bayan sebagai upaya peneguhan eksistensi kearifan lokal di tengah modernisasi pembangunan,” tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)