Satgas Covid-19: Kasus Aktif di Indonesia Turun 25,77 Persen
Fajar adhitya
Kamis, 12 Agustus 2021 - 23:44 WIB
Ilustrasi seorang anak yang kehilangan jam sekolah dan bermain selama pandemi Covid-19 lantaran harus tetap berada di rumah. Foto: Langit7.id/iStock
Jumlah kasus aktif di Indonesia diklaim menurun sebesar 25,77 persen sejak puncak lonjakan varian Delta pada Juli lalu. Hal tersebut disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, jumlah kasus aktif mulai meningkat pada dua pekan awal Juli. Kemudian, kata dia, jumlah kasus terus meningkat hingga mencapai puncaknya sebanyak 574.135 kasus pada 24 Juli 2021.
Baca Juga:Atasi Covid-19, Jateng Terima Bantuan Sejuta Masker dan 50 Ton Beras
Sedangkan pada 11 Agustus 2021, jumlah kasus aktif di Indonesia menurun menjadi 426.170. Kasus aktif sendiri merupakan pasien yang masih dirawat maupun masih menjalani isolasi mandiri akibat terinfeksi Covid-19.
"Dengan PPKM level 4 yang masih berlangsung sampai sekarang untuk di Jawa-Bali, kita mulai melihat penurunan berarti dalam tiga pekan terakhir, ini sudah mampu menurunkan 25,77 persen dari puncak," kata Dewi melalui konferensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).
Secara umum, jumlah kasus aktif dan angka hunian tempat tidur rumah sakit di Pulau Jawa telah menurun. Penurunan kasus aktif yang paling signifikan terlihat di Jakarta sebesar 90,18 persen dalam kurun waktu tiga pekan.
Baca Juga:Sulap Gas Jadi Oksigen, PLN Produksi 2 Ton per Hari Tangani Covid-19
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, jumlah kasus aktif mulai meningkat pada dua pekan awal Juli. Kemudian, kata dia, jumlah kasus terus meningkat hingga mencapai puncaknya sebanyak 574.135 kasus pada 24 Juli 2021.
Baca Juga:Atasi Covid-19, Jateng Terima Bantuan Sejuta Masker dan 50 Ton Beras
Sedangkan pada 11 Agustus 2021, jumlah kasus aktif di Indonesia menurun menjadi 426.170. Kasus aktif sendiri merupakan pasien yang masih dirawat maupun masih menjalani isolasi mandiri akibat terinfeksi Covid-19.
"Dengan PPKM level 4 yang masih berlangsung sampai sekarang untuk di Jawa-Bali, kita mulai melihat penurunan berarti dalam tiga pekan terakhir, ini sudah mampu menurunkan 25,77 persen dari puncak," kata Dewi melalui konferensi pers virtual, Kamis (12/8/2021).
Secara umum, jumlah kasus aktif dan angka hunian tempat tidur rumah sakit di Pulau Jawa telah menurun. Penurunan kasus aktif yang paling signifikan terlihat di Jakarta sebesar 90,18 persen dalam kurun waktu tiga pekan.
Baca Juga:Sulap Gas Jadi Oksigen, PLN Produksi 2 Ton per Hari Tangani Covid-19