Bertemu Wamen Haji Saudi, Wakil Indonesia Bahas Kepastian Umrah
Ahmad zuhdi
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 00:08 WIB
Ibadah umrah di masa pandemi. Foto: Antara
Perwakilan Indonesia bertemu dengan Wakil Menteri Haji Arab Saudi membahas penyelenggaraan ibadah umrah. Mereka yang mewakili Indonesia yakni Konsul Haji di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Endang Jumali.
Endang mengatakan, ada beberapa hal yang membuat jamaah asal Indonesia terganjal untuk melaksanakan ibadah umrah. Salah satunya status suspend atau larangan terbang.
Baca Juga:Mulai Hari Ini Arab Saudi Izinkan 2 Juta Jamaah Umrah per Bulan
"Upaya diplomasi juga sudah dilakukan, kemarin kami sudah bertemu dengan Wakil Menteri Haji," kata Endang melalui pesan singkat yang dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (12/8/2021).
"Indonesia masih suspend bersama sembilan negara yang lain," ucapnya.
Sementara, penggunaan vaksin buatan China seperti Sinovacdan Sinopharm yang disuntikkan ke sebagian besar penduduk Indonesia juga menjadi kendala. Saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi tengah menganalisis penggunaan kedua vaksis tersebut sebagai syarat penerbangan.
"Insya Allah dalam waktu dekat sudah diakui dan boleh digunakan untuk umrah," ungkapnya.
Endang mengatakan, ada beberapa hal yang membuat jamaah asal Indonesia terganjal untuk melaksanakan ibadah umrah. Salah satunya status suspend atau larangan terbang.
Baca Juga:Mulai Hari Ini Arab Saudi Izinkan 2 Juta Jamaah Umrah per Bulan
"Upaya diplomasi juga sudah dilakukan, kemarin kami sudah bertemu dengan Wakil Menteri Haji," kata Endang melalui pesan singkat yang dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (12/8/2021).
"Indonesia masih suspend bersama sembilan negara yang lain," ucapnya.
Sementara, penggunaan vaksin buatan China seperti Sinovacdan Sinopharm yang disuntikkan ke sebagian besar penduduk Indonesia juga menjadi kendala. Saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi tengah menganalisis penggunaan kedua vaksis tersebut sebagai syarat penerbangan.
"Insya Allah dalam waktu dekat sudah diakui dan boleh digunakan untuk umrah," ungkapnya.