Ketum PBNU Dukung Gontor Atasi Kasus Kematian Santri AM
Muhajirin
Rabu, 07 September 2022 - 14:51 WIB
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Foto: Langit7.id/Muhajirin))
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), memberikan dukungan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor untuk menyelesaikan masalah kematian santri asal Palembang berinisial AM dengan baik.
"Kita semua prihatin, dan kita mendukung Pesantren Gontor sepenuhnya untuk mengatasi masalah ini dengan baik. Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kami menyampaikan belasungkawa," kata Gus Yahya saat ditemui di The Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (6/9/2022).
Dia menilai kasus tersebut sama seperti kecelakaan lalu lintas. Pihak Gontor tentu memiliki sistem yang baik untuk mengelola ribuan santri. Peristiwa itu pun merupakan kejadian yang tidak pernah diinginkan.
Baca Juga: Gontor Komitmen Ikuti Proses Hukum Wafatnya Santri AM
"Kita bisa bayangkan seperti pesantren yang santrinya sampai belasan ribu, bagaimana mengelola, mengawasi sekian banyak santri ini tentu bukan hal yang mudah. Hal-hal semacam ini, dalam perspektif ini untuk bisa dikatakan sebagai kecelakaan," kata Gus Yahya.
Sebaik apapun sebuah manajemen, tentu ada kekurangan. Atas dasar itu, Gus Yahya menyebut peristiwa wafatnya AM di Gontor adalah kecelakaan. Itu bisa menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
"Kita semua prihatin, dan kita mendukung Pesantren Gontor sepenuhnya untuk mengatasi masalah ini dengan baik. Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama kami menyampaikan belasungkawa," kata Gus Yahya saat ditemui di The Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (6/9/2022).
Dia menilai kasus tersebut sama seperti kecelakaan lalu lintas. Pihak Gontor tentu memiliki sistem yang baik untuk mengelola ribuan santri. Peristiwa itu pun merupakan kejadian yang tidak pernah diinginkan.
Baca Juga: Gontor Komitmen Ikuti Proses Hukum Wafatnya Santri AM
"Kita bisa bayangkan seperti pesantren yang santrinya sampai belasan ribu, bagaimana mengelola, mengawasi sekian banyak santri ini tentu bukan hal yang mudah. Hal-hal semacam ini, dalam perspektif ini untuk bisa dikatakan sebagai kecelakaan," kata Gus Yahya.
Sebaik apapun sebuah manajemen, tentu ada kekurangan. Atas dasar itu, Gus Yahya menyebut peristiwa wafatnya AM di Gontor adalah kecelakaan. Itu bisa menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.