home masjid

Masjid Sultan Suriansyah, Saksi Penyebaran Islam di Tanah Banjar

Kamis, 08 September 2022 - 08:50 WIB
Masjid Sultan Suriansyah berlokasi di dekat Sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Foto: Istimewa
Kota Banjarmasin memiliki sebuah situs bersejarah berupa bangunan masjid bernama Masjid Sultan Suriansyah. Tempat ibadah yang dibangun pada 1526 itu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan terutama yang gemar berwisata religi dan menekuni cerita bersejarah.

Masjid Sultan Suriansyah berlokasi di dekat Sungai Kuin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Masyarakat setempat ada yang menyebutnya Masjid Kuin. Masjid yang berusia hampir 5 abad itu merupakan saksi bisu penyebaran agama Islam di tanah Banjar, yang kini 98 persen penduduknya memeluk agama Islam.

Baca Juga:Masjid Sahid, Pengingat Ibadah di Tengah Hiruk Pikuk Ibu Kota



Dari segi arsitektur bangunan, masjid ini memiliki corak perpaduan budaya khas tradisional Banjar dan Demak. Yakni, berupa rumah panggung berbahan dasar kayu ulin dan beratap tumpang tiga dengan hiasan mustaka pada bagian atapnya. Atap tumpang tiga ini sangat mirip dengan Masjid Agung Demak yang lebih dulu dibangun pada 1474.

Pada bagian interior masjid terdapat mimbar dari kayu ulin yang memiliki lengkungan berhias kaligrafi Arab. Di bawah tempat duduk mimbar terdapat undak-undak berjumlah sembilan yang dihiasi ukiran dengan motif sulur, kelopak bunga, dan arabes.

Penyematan nama Sultan Suriansyah pada masjid itu tak lepas dari sejarah panjang yang menyertainya. Awalnya, Sultan Suriansyah dikenal dengan nama Pangeran Samudera yang merupakan cucu dari Maharaja Sukamara, raja Kerajaan Negara Daha (kini masuk wilayah Kabupaten Hulu Selatan).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid sultan suriansyah sultan suriansyah banjarmasin masjid sejarah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya