Desa Wisata jadi Prioritas Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Pasuruan
Hasanah syakim
Kamis, 08 September 2022 - 17:17 WIB
Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Mujib Imron menilai pengembangan desa wisata harus bersinergi antara pemda dan swasta (foto: istimewa)
Desa wisata menjadi salah satu prioritas pengembangan pariwisata yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Mujib Imron mengatakan eksplorasi desa wisata di daerahnya terus dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di semua wilayah.
"Melalui Dinas Pariwisata, kami fokus dalam penguatan serta dari segi tata kelola manajemen. Terutama di kecamatan yang memiliki potensi desa wisata untuk dikembangkan," kata Mujib dalam keterangannya dikutip Kamis (8/9/2022).
Baca juga:Pantai Mesra, Rekomendasi Tempat Berlibur Memukau di Gunungkidul
Menurutnya, desa wisata perlu didampingi sepenuhnya oleh Disparta agar hasilnya lebih maksimal, termasik kreatif dan inovatig dengan memanfaatkan aset desa sebagai tempat wisata.
"Seperti kolam renang dan wisata kulinernya. Jadi warung-warung kecil bisa bergerak. Akhirnya, yang dicita-citakan Pak Bupati, yakni masyarakat yang menggerakkan ekonomi akan terwujud dengan baik,” ungkapnya.
Mujib menegaskan, pengembangan desa wisata akan berhasil jika adanya sinergi, dan komunikasi antara Pemerintah Desa dengan pihak swasta.
Wakil Bupati Kabupaten Pasuruan, Mujib Imron mengatakan eksplorasi desa wisata di daerahnya terus dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di semua wilayah.
"Melalui Dinas Pariwisata, kami fokus dalam penguatan serta dari segi tata kelola manajemen. Terutama di kecamatan yang memiliki potensi desa wisata untuk dikembangkan," kata Mujib dalam keterangannya dikutip Kamis (8/9/2022).
Baca juga:Pantai Mesra, Rekomendasi Tempat Berlibur Memukau di Gunungkidul
Menurutnya, desa wisata perlu didampingi sepenuhnya oleh Disparta agar hasilnya lebih maksimal, termasik kreatif dan inovatig dengan memanfaatkan aset desa sebagai tempat wisata.
"Seperti kolam renang dan wisata kulinernya. Jadi warung-warung kecil bisa bergerak. Akhirnya, yang dicita-citakan Pak Bupati, yakni masyarakat yang menggerakkan ekonomi akan terwujud dengan baik,” ungkapnya.
Mujib menegaskan, pengembangan desa wisata akan berhasil jika adanya sinergi, dan komunikasi antara Pemerintah Desa dengan pihak swasta.