Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 01 Mei 2026
home masjid detail berita

Melampaui Imajinasi: Menakar Dimensi Fisik Malaikat Pemikul Arsy Menurut Hadits

miftah yusufpati Jum'at, 01 Mei 2026 - 16:16 WIB
Melampaui Imajinasi: Menakar Dimensi Fisik Malaikat Pemikul Arsy Menurut Hadits
Dunia malaikat adalah sebuah sistem yang bekerja dalam harmoni ketaatan. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Dunia malaikat sering kali dipahami secara simplistik sebagai entitas yang hanya berisi kelembutan. Namun, dalam ulasan mendalam Syaikh Amin bin Abdullah asy-Syaqawi melalui risalah Al-Iman bil Malaikah, terungkap bahwa tabiat malaikat adalah sebuah mahakarya desain Ilahi yang disesuaikan dengan spesialisasi tugas masing-masing.

Mereka bukan sekadar makhluk spiritual yang pasif, melainkan sebuah korps pengabdi yang memiliki watak fungsional—mulai dari kedermawanan rohani hingga kekerasan yang diperlukan untuk menegakkan keadilan.

Salah satu potret tabiat yang paling mencengangkan ditemukan pada para penjaga gerbang akhirat. Allah memberikan gambaran yang sangat tegas dalam surat at-Tahriim ayat 6 mengenai karakter para eksekutor langit ini:

عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ

Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras.

Syaikh asy-Syaqawi menjelaskan bahwa sifat giladh (kasar) dan shidad (keras) ini bukanlah sebuah cacat moral, melainkan kualifikasi yang diperlukan. Untuk menjaga neraka dan menghadapi para pembangkang, diperlukan entitas yang tidak memiliki ruang bagi rasa iba yang dapat menghalangi jalannya perintah Tuhan. Tabiat ini merupakan bentuk integritas fungsional; mereka tidak akan pernah bermaksiat terhadap apa yang diperintahkan dan selalu mengerjakan apa yang diinstruksikan dengan presisi yang kaku.

Selain aspek psikologis berupa ketegasan, tabiat malaikat juga mencakup dimensi fisik yang melampaui batasan ruang dan waktu manusia. Hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan kebesaran Sang Pencipta dalam membentuk makhluk-Nya. Syaikh asy-Syaqawi merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Jabir bin Abdillah, di mana Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam diberikan izin untuk menyingkap sedikit rahasia tentang profil malaikat pemikul Arsy (Hamalatul Arsy).

Rasulullah bersabda dalam hadits nomor 4728:

إِنَّ مَا بَيْنَ شَحْمَةِ أُذُنِهِ إِلَى عَاتِقِهِ مَسِيرَةُ سَبْعِمِائَةِ عَامٍ

Sungguh jarak antara daun telinga dan pundaknya adalah sepanjang perjalanan tujuh ratus tahun.

Data numerik ini memberikan pesan interpretatif yang kuat mengenai skala kekuatan malaikat tersebut. Jika jarak sekecil itu saja membutuhkan waktu tujuh ratus tahun perjalanan, maka bisa dibayangkan betapa raksasanya totalitas fisik makhluk tersebut.

Syaikh asy-Syaqawi dalam naskah yang diterbitkan melalui IslamHouse menekankan bahwa desain fisik yang masif ini berbanding lurus dengan beratnya tanggung jawab memikul Arsy Allah yang maha besar. Tabiat mereka adalah tabiat yang kuat, kokoh, dan tak tergoyahkan.

Secara ilmiah, jika kita menelaah literatur mengenai metafisika Islam, seperti dalam buku The Alchemy of Happiness karya Imam Al-Ghazali, tabiat malaikat sering kali disebut sebagai cermin dari kesucian yang tak ternoda oleh syahwat. Tidak adanya nafsu dalam tabiat mereka membuat malaikat tidak mengenal rasa bosan, lelah, atau keinginan untuk menyimpang. Mereka adalah makhluk yang digerakkan sepenuhnya oleh kehendak Ilahi, menjadikan mereka sebagai standar tertinggi dalam konsep pengabdian.

Namun, di balik kekerasan penjaga neraka dan kekuatan pemikul Arsy, malaikat juga memiliki tabiat yang sangat halus dalam konteks lain, seperti rasa malu yang luar biasa kepada manusia yang saleh.

Syaikh asy-Syaqawi mengingatkan bahwa keberagaman tabiat ini membuktikan bahwa dunia malaikat memiliki spektrum yang luas. Ada saat di mana mereka harus menjadi garda yang sangat keras, dan ada saat di mana mereka menjadi sahabat bagi orang-orang yang beriman melalui doa-doa mereka.

Keimanan terhadap tabiat malaikat ini, menurut Syaikh asy-Syaqawi, seharusnya melahirkan rasa hormat dan rendah hati dalam diri manusia. Dengan mengetahui betapa hebatnya kekuatan dan kekerasan malaikat dalam menjalankan tugas, manusia diajak untuk tidak meremehkan setiap aturan hukum yang ditetapkan oleh Allah. Pada saat yang sama, kemuliaan tabiat mereka menjadi inspirasi bagi manusia untuk berusaha memperbaiki akhlaknya agar selaras dengan frekuensi kesucian penduduk langit.

Pada akhirnya, dunia malaikat adalah sebuah sistem yang bekerja dalam harmoni ketaatan. Tabiat kasar dan keras mereka di satu sisi, serta kekuatan masif mereka di sisi lain, semuanya bermuara pada satu tujuan: pelaksanaan amanah tanpa cela.

Melalui maraji yang disusun secara teliti oleh Syaikh Amin asy-Syaqawi, kita diajak menyadari bahwa di balik setiap fenomena alam dan rahasia akhirat, ada penjaga-penjaga cahaya yang tabiatnya telah ditempa secara sempurna oleh Sang Khalik. Kesimpulannya, malaikat adalah wujud nyata dari kedaulatan Tuhan yang tidak bisa ditawar, di mana setiap inci dari tabiat mereka adalah instrumen bagi tegaknya keadilan di seluruh alam semesta.

(mif)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 01 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)