home wirausaha syariah

Punya Gelar Double Degree, Muslim Ini Putuskan Rintis Ternak Sapi di Kampung Halaman

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 13:22 WIB
Peternakan sapi. Foto: Langit7/Istock
Kebanyakan milenial saat ini ogah bekerja di sektor pertanian dan peternakan, apalagi jika harus terjun langsung ke lapangan sebagai petani dan peternak. Sebab, profesi ini dianggap begitu kuno dan identik dengan pekerjaan orang tua pedesaan.

Padahal kedua sektor ini membutuhkan pemikiran dan inovasi. Terlebih, kaum milenial saat ini sangat melekat dengan yang namanya digital. Dibutuhkan terobosan dan keinginan untuk memajukan kedua sektor ini agar dapat memajukan hasil produk pangan dan ternak guna memenuhi pasok kebutuhan masyarakat dan kesejahteraan pekerjanya.

Menanggapi permasalahan ini, Tatag, muslim asal Tuban tergerak untuk memberikan kontribusinya di dunia peternakan. Tidak memikirkan kerugian, ia nekad membangun peternakan di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Sektor peternakan itu tidak bisa dipandang sebelah mata, mungkin banyak anak muda kerja di kantoran, yang bersih dan terstruktur. Tapi jangan salah, kalau diibaratkan, punya sapi 10 ekor sama dengan punya 10 unit motor, jadi seperti kita punya showroom,” ujarnya dikanal Youtube PecahTelur.

Baca juga:Ternaknesia, dari Gagal Jual Kurban Jadi Platform Digital Produk Ternak Halal

Baginya, soal struktur kerja dan kebersihan, semua itu kembali kepada penilaian diri masing-masing. Bahkan kedua hal itu juga bisa diterapkan di sektor peternakan, sehingga sedemikian mungkin menghadirkan peternakan yang rapi dan bersih, juga kerja yang terstruktur.

“Jangan memandang peternak itu orang kuno dan pendidikan rendah. Justru beternak itu selain memerlukan ilmu bisnis yang bagus dan mumpuni, perlu juga ilmu sosial dan alam, karena kita berbisnis dengan benda hidup. Saya ingin membawa inovasi digital ke dalam bisnis sapi potong ini,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
muslim sapi peternakan modern ekonomi rakyat wirausaha syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya