home wisata halal

Ditargetkan Jadi Pusat Kultural, Revitalisasi TIM Hampir Rampung

Jum'at, 09 September 2022 - 17:15 WIB
Ditargetkan Jadi Pusat Kultural, Revitalisasi TIM Hampir Rampung. Foto: Andi Muhammad.
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) berlangsung sejak pertengahan tahun tepatnya Juli 2019 lalu hingga saat ini. Proyek tersebut kini tengah memasuki tahapan terakhir di mana sejumlah fasilitas sudah rampung, namun ada beberapa yang baru dioperasikan untuk umum.

Manajer Project Control dan Komunikasi, Adriani Henrika Lestari mengatakan, tujuan revitalisasi Pusat Kesenian Jakarta adalah untuk melaksanakan kegiatan strategis daerah dalam penyediaan prasarana dan sarana seni, budaya, dan wisata edukasi bagi masyarakat. Ini guna mendukung misi daerah sebagai kota yang cerdas dan berbudaya serta untuk memberikan ruang kreatifitas, interaksi, dan pendidikan kepada masyarakat.

"Dengan kata lain TIM diharapkan dapat menjadi menjadi pusat seni dan budaya yang bertaraf internasional yang dapat berfungsi sebagai barometer, laboratorium, dan etalase seni. Keberadaan TIM juga diharapkan dapat menjadi pusat kultural yang unggul dan landmark kota yang berkarakter," ujarnya saat di wawancaraLangit7, Jumat (9/9/2022).

Hal ini dilakukan dengan upgrade fasilitas dan equipment pertunjukan yang modern juga melakukan penyediaan ruang-ruang latihan seni yang sebelumnya tidak ada di Taman Ismail Marzuki seperti ruang latihan tari, ruang latihan seni teater, ruang latihan musik, ruang sastra dan multimedia, dan ruang latihan seni rupa, selain itu penambahan ruang galeri seni serta mengembalikan fungsi teater halaman.

Baca Juga:FSP-TIM Menuju Mahkamah Agung, Tuntut Kembalikan Kemerdekaan TIM

Sebagian fasilitas sudah rampung, kata Adriani, yakni Gedung parkir taman, Gedung Perpustakaan dan Wisma seni yang memiliki fasilitas, seperti galeri seni, F&B area, toko dan fasilitas penunjang, co-working space, Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi HB Jassin, wisma seni dan kantor pengelola. Kemudian gedung galeri annex, Masjid Amir Hamzah, dan Teater halaman.

"Hingga saat ini sudah ada beberapa fasilitas yang beroperasi dan dibuka untuk umum, seperti galeri seni, perpusatakaan & Pusat Dokumentasi HB Jassin, beberapa ruang latihan seni, dan teater arena," jelas Adriani.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
permakultur planetarium renovasi kesenian taman ismail marzuki
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya