home global news

Alumni Gontor: Keluarga AM Wajib Dibantu Mendapat Keadilan

Sabtu, 10 September 2022 - 23:09 WIB
Momen pimpinan Gontor saat memeluk ayahanda ananda AM, Pak Rusdi. (Foto: Instagram/@pondok.modern.gontor)
Alumni Pondok Pesantren Gontor, Ahmad Fuadi, turut menyatakan kesedihannya atas peristiwa yang menimpa santri Albar Mahdi (AM). Peristiwa itu dikatakannya menjadi duka mendalam bagi Gontor maupun para alumninya.

"Dua ibu saya sedang berlinang air mata. Ibu Soimah kehilangan anak kandung, "ibu" Gontor kehilangan anak didik. Kami, para alumni kehilangan adik angkatan, selamanya. Duka yang akan terus tergurat di hati sepanjang hayat dikandung badan," cuit Ahmad Fuadi dikutip dari akun Instagram miliknya @afuadi, Sabtu (10/9/2022).

Baca Juga:Keluarga Komitmen Kawal Proses Hukum Wafatnya Ananda AM

Fuadi mengatakan bahwa setiap santri di Gontor memiliki tiga Ibu. Ibu kandung yang melahirkan, "ibu" Gontor yang mengasuh selama di pondok dan ibu setiap santri lain. Dia pun turut merasakan kepedihan yang dirasakan ibu Soimah dalam hal ini.

"Karena itu Ibu Soimah juga ibu kami. Melihat linangan air mata Ibu Soimah, ikut pedih di hati. Melihat kiai menangis, ikut sedih di dada," katanya.

Fuadi yang juga seorang penulis itu menuturkan bahwasanya para Kiai mengharamkan kekerasan di ponpes dan siapa saja yang melanggar akan diusir. Melihat peristiwa saat ini, Fuadi melihat jika pihak keluarga AM harus dibantu mendapatkan keadilan.

"Ibu Soimah wajib dibantu mendapat keadilan dan pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku. Gontor menerima musibah ini sebagai pelajaran berat dan memprosesnya sedemikian rupa menjadi hikmah," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ponpes gontor santri alumni gontor ahmad fuadi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya