Mengenal Social Engineering, Modus Manipulasi Kejahatan Siber
Ummu hani
Senin, 12 September 2022 - 14:15 WIB
Ilustrasi mencegah kejahatan siber. (Foto: Istimewa).
Kejahatan siber tak henti-hentinya terjadi. Celah kerentanan seolah selalu terbuka sehingga sangat memudahkan pelaku melakukan peretasan dan pencurian data.
Tindak kejahatan siber macam ini disebut social engineering. Mungkin asing didengar, tapi faktanya hampir semua orang pernah mengalami percobaan social engineering.
Lantas apa itu social engineering?
Melansir dari Kapersky, Senin (12/9/2022) social engineering merupakan teknik manipulasi yang memanfaatkan kesalahan manusia untuk mendapatkan informasi pribadi, akses, atau barang berharga.
Baca Juga: Kebocoran 1,3 Miliar Data Simcard HP, Kominfo: Kita Investigasi Lagi
Dalam kejahatan dunia maya, social engineering cenderung memikat pengguna untuk tidak menaruh curiga untuk mengekspos data. Biasanya peretas melakukannya dengan menyebarkan infeksi malware ke perangkat korbannya.
Serangan dapat tejadi dengan mudah, baik secara online, langsung, atau interaksi lainnya. Penipuan ini dibuat untuk dapat membuat orang berpikur dan bertidak.
Tindak kejahatan siber macam ini disebut social engineering. Mungkin asing didengar, tapi faktanya hampir semua orang pernah mengalami percobaan social engineering.
Lantas apa itu social engineering?
Melansir dari Kapersky, Senin (12/9/2022) social engineering merupakan teknik manipulasi yang memanfaatkan kesalahan manusia untuk mendapatkan informasi pribadi, akses, atau barang berharga.
Baca Juga: Kebocoran 1,3 Miliar Data Simcard HP, Kominfo: Kita Investigasi Lagi
Dalam kejahatan dunia maya, social engineering cenderung memikat pengguna untuk tidak menaruh curiga untuk mengekspos data. Biasanya peretas melakukannya dengan menyebarkan infeksi malware ke perangkat korbannya.
Serangan dapat tejadi dengan mudah, baik secara online, langsung, atau interaksi lainnya. Penipuan ini dibuat untuk dapat membuat orang berpikur dan bertidak.