Muncul Perdebatan Nabi Muhammad Keturunan Mesir, Ini Penjelasannya
Ummu hani
Selasa, 13 September 2022 - 11:31 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Baru-baru ini muncul pernyataan tentang asal usul Nabi Muhammad SAW yang menuai kontroversi. Ada yang menyebutkan Rasulullah berasal dariMesir.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang ahli Mesir Kuno, Wassim al-Sisi. Ia mengatakan, Rasulullah memiliki nasab orang Mesir dan penduduk Negeri Piramida itu adalah keturunannya.
Baca juga: Kisah Naning, Mualaf Setelah Dengar Nubuat Nabi Muhammad di Alkitab
“Nabi Muhammad adalah putra Abdul Manaf, yang berasal dari Mesir, berarti Nabi keturunan Mesir, dan orang Mesir adalah keturunannya. Tuhan kita memilih al-Kinana (Tanah Mesir), dan kemudian Dia memilih Banu Abd Manaf, kemudian (suku) Quraisy, dan dari Quraisy, Dia memilih Bunu Hasyim. Siti Hajar, seorang wanita yang dihormati dalam Islam adalah putri kami dan cucu perempuan kami," ujar Sisi, melansir dari Al-Monitor, Selasa (13/9/2022).
Pernyataan ini membuat banyak orang kebingungan. Diketahui, seluruh umat Islam selama ini mengetahui, Rasulullah lahir di Mekkah dan merupakan putra Abdullah.
Menurut arkeolog dan ahli Mesir Kuno, Ahmad Amer, klaim Sisi tidak mendasar bahkan tak disebutkan pula dalam Al-Qur'an atau hadist.
"Jika Nabi benar-benar berasal dari Mesir, dia akan kembali ke tanah, seperti yang dia lakukan ketika dia kembali ke Mekkah al-Mukarramah. Nabi tidak pernah menyebutkan atau mengisyaratkan bahwa dia memiliki akar Mesir," tutur Amer.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh seorang ahli Mesir Kuno, Wassim al-Sisi. Ia mengatakan, Rasulullah memiliki nasab orang Mesir dan penduduk Negeri Piramida itu adalah keturunannya.
Baca juga: Kisah Naning, Mualaf Setelah Dengar Nubuat Nabi Muhammad di Alkitab
“Nabi Muhammad adalah putra Abdul Manaf, yang berasal dari Mesir, berarti Nabi keturunan Mesir, dan orang Mesir adalah keturunannya. Tuhan kita memilih al-Kinana (Tanah Mesir), dan kemudian Dia memilih Banu Abd Manaf, kemudian (suku) Quraisy, dan dari Quraisy, Dia memilih Bunu Hasyim. Siti Hajar, seorang wanita yang dihormati dalam Islam adalah putri kami dan cucu perempuan kami," ujar Sisi, melansir dari Al-Monitor, Selasa (13/9/2022).
Pernyataan ini membuat banyak orang kebingungan. Diketahui, seluruh umat Islam selama ini mengetahui, Rasulullah lahir di Mekkah dan merupakan putra Abdullah.
Menurut arkeolog dan ahli Mesir Kuno, Ahmad Amer, klaim Sisi tidak mendasar bahkan tak disebutkan pula dalam Al-Qur'an atau hadist.
"Jika Nabi benar-benar berasal dari Mesir, dia akan kembali ke tanah, seperti yang dia lakukan ketika dia kembali ke Mekkah al-Mukarramah. Nabi tidak pernah menyebutkan atau mengisyaratkan bahwa dia memiliki akar Mesir," tutur Amer.