Penularan Covid-19 Makin Rentan di Sekolah, Prokes Harus Diperketat
Muhajirin
Selasa, 13 September 2022 - 13:44 WIB
Pertemuan tatap muka di sekolah (foto: LANGIT7.ID/Muhajirin)
Ketua Departemen Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI, dr Retno Asti Werdhani, mengingatkan, penularan Covid-19 di lingkungan sekolah masih rentan dan terus meningkat. Semua pihak dari siswa, guru, orang tua, hingga pemda melakukan pengawasan ketat.
Dia menyarankan, anak tidak perlu masuk sekolah jika mengalami gejala demam, batuk, pilek, atau diare. Anak harus dipastikan terbebas dari Covid-19. Orang tua dan sekolah harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan testing pada anak yang bergejala Covid-19.
"Apabila di sekolah anak menjadi tanggung jawab guru dan pengurus sekolah sehingga sistem di sekolah harus memberikan pengawasan dengan membuat sistem monitoring terhadap anak-anak atau pendidik yang memiliki gejala yang bisa dilaporkan ke puskesmas setempat," kata Retno dalam diskusi yang diadakan BNPB secara daring, dikutip Selasa (13/9/2022).
Baca Juga: Memulai Tahun Ajaran Baru dengan PTM, Kembalinya Spirit Pendidikan ke Sekolah
Kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan. pihak sekolah juga harus melakukan edukasi terus-menerus melalui poster, podcast, atau pengeras suara untuk pengumuman secara berkala. Kampanye tersebut dilakukan untuk mengingatkan agar protokol kesehatan diterapkan di lingkungan sekolah.
Dia menyarankan, anak tidak perlu masuk sekolah jika mengalami gejala demam, batuk, pilek, atau diare. Anak harus dipastikan terbebas dari Covid-19. Orang tua dan sekolah harus disiplin menerapkan protokol kesehatan dan melakukan testing pada anak yang bergejala Covid-19.
"Apabila di sekolah anak menjadi tanggung jawab guru dan pengurus sekolah sehingga sistem di sekolah harus memberikan pengawasan dengan membuat sistem monitoring terhadap anak-anak atau pendidik yang memiliki gejala yang bisa dilaporkan ke puskesmas setempat," kata Retno dalam diskusi yang diadakan BNPB secara daring, dikutip Selasa (13/9/2022).
Baca Juga: Memulai Tahun Ajaran Baru dengan PTM, Kembalinya Spirit Pendidikan ke Sekolah
Kampanye perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan. pihak sekolah juga harus melakukan edukasi terus-menerus melalui poster, podcast, atau pengeras suara untuk pengumuman secara berkala. Kampanye tersebut dilakukan untuk mengingatkan agar protokol kesehatan diterapkan di lingkungan sekolah.