Jokowi Beri Sinyal Kuat Indonesia Bakal Beli Minyak Rusia
Ummu hani
Selasa, 13 September 2022 - 18:44 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo (Widodo) buka suara terkait kemungkinan Indonesia membeli minyak dari Rusia di tengah kebutuhan dalam negeri yang terus naik. Jokowi mengatakan pemerintah akan mempertimbangkan pembelian minyak dari Rusia guna mengimbangi lonjakan biaya energi.
"Ada kewajiban bagi pemerintah untuk mencari berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhan energi rakyatnya. Kami ingin mencari solusi. Kami selalu memantau semua opsi. Jika ada negara dan mereka memberikan harga yang lebih baik, tentu saja," kata Jokowi seperti dilansir dari Financial Times, Selasa (13/9/2022).
Baca Juga:UEA Serukan Kenaikan Produksi, Harga Minyak Langsung Anjlok
Langkah Indonesia ini mengikuti jejak India dan China yang lebih dahulu melakukan hal serupa. Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia menyebutkan, Pertamina sedang mengkaji lebih lanjut dan berkomuikasi dengan pihak Rusia terkait pembelian minyak mentah.
Diketahui, minyak mentah Rusia dikabarkan menjadi yang paling murah di tengah melejitnya harga minyak pasar internasional. Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno sempat mengatakan, Indonsia ditawari minyak mentah Rusia dengan diskon 30 persen.
Baca Juga:Harga Minyak Mentah Melonjak karena Persediaan AS Menurun
Berbeda dengan negara barat yang justru menghindari hubungan baik dengan Rusia setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Eropa memberlakukan embargo parsial pada minyak Rusia pada akhir 2022.
"Ada kewajiban bagi pemerintah untuk mencari berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhan energi rakyatnya. Kami ingin mencari solusi. Kami selalu memantau semua opsi. Jika ada negara dan mereka memberikan harga yang lebih baik, tentu saja," kata Jokowi seperti dilansir dari Financial Times, Selasa (13/9/2022).
Baca Juga:UEA Serukan Kenaikan Produksi, Harga Minyak Langsung Anjlok
Langkah Indonesia ini mengikuti jejak India dan China yang lebih dahulu melakukan hal serupa. Sebelumnya, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia menyebutkan, Pertamina sedang mengkaji lebih lanjut dan berkomuikasi dengan pihak Rusia terkait pembelian minyak mentah.
Diketahui, minyak mentah Rusia dikabarkan menjadi yang paling murah di tengah melejitnya harga minyak pasar internasional. Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno sempat mengatakan, Indonsia ditawari minyak mentah Rusia dengan diskon 30 persen.
Baca Juga:Harga Minyak Mentah Melonjak karena Persediaan AS Menurun
Berbeda dengan negara barat yang justru menghindari hubungan baik dengan Rusia setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Eropa memberlakukan embargo parsial pada minyak Rusia pada akhir 2022.