Kembangkan Potensi Herbal, APHMI Gelar Pembinaan Rutin untuk Anggota
Andi Muhammad
Rabu, 14 September 2022 - 10:45 WIB
Kembangkan Potensi Herbal, APHMI Gelar Pembinaan Rutin untuk Anggota. Foto: Istimewa.
Asosiasi Pengusaha Herbal Muslim Indonesia (APHMI) tengah berusaha semaksimal mungkin untuk membina para anggotanya. Salah satunya APHMI menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Ketua Umum APHMI Ustaz Warsono menilai, anggota-anggotanya memiliki potensi besar dalam pasar industri herbal untuk menciptakan produk dengan merek dan nama sendiri. Oleh sebab itu, APHMI mengadakan pembinaan guna mengembangkan potensi tersebut.
"Ini untuk membina kita, satu masalah izin, misalnya ada PIRT (produksi industri rumah tangga) yang masih kecil. Kalau izin BPOM mungkin juga sama, kita harapkan dari regulasi-regulasi ini APHMI bisa menjemabatani," kata Ustaz Warsono saat di wawancara usai kegiatan deklarasi dan pelantikan APHMI di Depok, Jawa Barat, kemarin (13/9/2022).
Tidak hanya itu, APHMI pun mengadakan pembinaan lainnya seperti regulasi-regulasi hukum. Hal ini diharapkan agar seluruh anggotanya mengikuti aturan pemerintah dalam melakoni usahanya.
Baca Juga:APHMI Bertekad Ciptakan Pengusaha Herbal Indonesia yang Mendunia
"Jangan sampai ada produk-produk yang melanggar aturan pemerintah, karena kita muslim tentu kita harapkan produk kita bermanfaat jangan sampai menimbulkan masalah," ujar Ustaz Warsono
"Dan itu juga sama, mungkin dari sisi kepolisian,supaya nanti kami diberi tahu seperti apa boleh tidak bolehnya," imbuhnya.
Ketua Umum APHMI Ustaz Warsono menilai, anggota-anggotanya memiliki potensi besar dalam pasar industri herbal untuk menciptakan produk dengan merek dan nama sendiri. Oleh sebab itu, APHMI mengadakan pembinaan guna mengembangkan potensi tersebut.
"Ini untuk membina kita, satu masalah izin, misalnya ada PIRT (produksi industri rumah tangga) yang masih kecil. Kalau izin BPOM mungkin juga sama, kita harapkan dari regulasi-regulasi ini APHMI bisa menjemabatani," kata Ustaz Warsono saat di wawancara usai kegiatan deklarasi dan pelantikan APHMI di Depok, Jawa Barat, kemarin (13/9/2022).
Tidak hanya itu, APHMI pun mengadakan pembinaan lainnya seperti regulasi-regulasi hukum. Hal ini diharapkan agar seluruh anggotanya mengikuti aturan pemerintah dalam melakoni usahanya.
Baca Juga:APHMI Bertekad Ciptakan Pengusaha Herbal Indonesia yang Mendunia
"Jangan sampai ada produk-produk yang melanggar aturan pemerintah, karena kita muslim tentu kita harapkan produk kita bermanfaat jangan sampai menimbulkan masalah," ujar Ustaz Warsono
"Dan itu juga sama, mungkin dari sisi kepolisian,supaya nanti kami diberi tahu seperti apa boleh tidak bolehnya," imbuhnya.