Udara di musim hujan cenderung berubah-ubah, terutama pada suhu yang lebih dingin. Biasanya hal ini akan memengaruhi tubuh untuk lebih mudah terkena penyakit seperti influenza atau batuk dan pilek.
Musim pancaroba di Indonesia membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Untungnya, ada solusi alami dari empat tanaman herbal mudah didapat: kunyit, teh hijau, ginseng, dan jahe. Kandungan antioksidan dan nutrisi dalam herbal ini terbukti efektif meningkatkan daya tahan tubuh saat cuaca tidak menentu.
Banyak herbal yang telah digunakan secara historis sebagai obat penyembuh atau ramuan yang ampuh. Di antara herbal tersebut adalah jintan hitam, fenugreek
Tak harus mengandalkan bahan kimia untuk mengusir nyamuk, ada sejumlah kebiasaan yang dapat Anda lakukan di rumah. Seperti menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, seperti rajin menguras tempat penampungan air, fogging dan lainnya.
Praktisi kesehatan sekaligus penceramah, dr Zaidul Akbar mengungkapkan, kunyit memiliki manfaat yang luar biasa, salah satunya, yaitu mampu penunda penuaan atau awet muda. Maka dari itu, kunyit juga sangat baik bagi kecantikan kulit.
APHMI pun mengadakan pembinaan lainnya seperti regulasi-regulasi hukum. Hal ini diharapkan agar seluruh anggotanya mengikuti aturan pemerintah dalam melakoni usahanya.
Ustaz Warsono mengatakan, pihaknya akan bersinergi dan berkolaborasi bagaimana ke depan potensi herbal ini bisa dibicarakan hingga di kancah internasional.
Menurut dia, tujuan dari adanya APHMI sendiri untuk menciptakan para pengusaha herbal di Indonesia yang mendunia. Artinya melalui APHMI pengusaha herbal yang kecil dapat tumbuh menjadi besar hingga berkelas dunia.
UMKM jamu melakukan inovasi dan menciptakan produk jamu atau minuman tradisional yang digemari oleh masyarakat. Mengubah mindset bahwa jamu itu rasanya enak dan berkhasiat.
Pedesaan di Indonesia memiliki ciri khas pertanian dan peternakannya masing-masing. Peluang pengolahan makanan dari hasil desa bisa dimanfaatkan untuk jadi cuan.