Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Ini Ide Bisnis untuk Dapat Cuan dari Pedesaan

mahmuda attar hussein Selasa, 31 Agustus 2021 - 20:05 WIB
Ini Ide Bisnis untuk Dapat Cuan dari Pedesaan
Ilustrasi kerajinan tangan untuk dapatkan cuan dari desa. Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemasaran dengan menggunakan platform digital mampu menjangkau masyarakat hingga pelosok negeri. Akibatnya, banyak masyarakat pedesaan yang melek teknologi tertarik menjadi pengusaha.

Namun, terkadang peluang yang ada di sekeliling terlewat begitu saja karena kurangnya riset dan kepekaan terhadap permintaan pasar. Masyarakat di pedesaan, khususnya generasi milenial yang melek teknologi perlu melakukan riset terkait peluang yang ada di daerahnya masing-masing.

Sehingga produk barang yang dihadirkan dari pedesaan tersebut dapat menjadi andalan dan memenuhi permintaan pasar. Juga bersaing dengan kompetitor di berbagai channel pemasaran online, hingga mampu digunakan masyarakat perkotaan.

Baca juga: Ini Strategi Pemasaran untuk Pengaruhi Psikologi Pembeli

Untuk mengetahui lebih lanjut hal tersebut, Langit7 telah merangkum beberapa ide bisnis yang memanfaatkan peluang dari pedesaan ala Konten Kreator sekaligus Pegiat Usaha, Sahlan Ridwan.

Pertanaman

Selain menjual bibit atau benih, pelaku usaha di pedesaan juga bisa memanfaatkan tanaman sudah jadi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan. Ide bisnis ini juga diperkuat dengan adanya fenomena urban farming yang menjadi tren saat pandemi Covid-19.

Bahkan, urban farming ke depan juga diyakini akan terus mengalami peningkatan. Salah satunya dikarenakan beberapa influencer atau pun selebriti kerap kali membagikan kegiatan mereka melalui media sosial kala bercocok tanam selama di rumah.

Beberapa jenis tanaman yang laku diperkotaan, di antaranya bibit tanaman pohon jeruk, lemon, jeruk perut. Selain itu, berbagai macam jenis bunga yang sempat viral belakangan, yakni janda bolong dan jenis aglonema.

Sehingga tidak ada alasan bagi penjual tanaman yang menyebutkan tanaman mereka tidak laku. Kurangnya tingkat penjualan tersebut kemungkinan berasal dari keterbatasan pengetahuan penjual terkait dengan pemasaran digital yang marak digunakan saat ini.

"Kendala lain yang bisa saja dialami adalah jarak dan waktu pengiriman. Karena mengirimkan tanaman hidup, maka bisa jadi kerugian kematian tanaman akan dirasakan oleh penjual, sehingga betul-betul perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan berbagai pertimbangan yang matang," ujarnya.

Baca juga: Porsi TKDN Terus Meningkat, PLN Gunakan Produk Lokal Rp33 Triliun

Kerajinan Tangan

Industri kerajinan tangan bahkan disebutkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, mampu menyerap sekitar 1,3 juta tenaga kerja. Untuk itu, generasi milenial yang terbilang aktif dan cakap dalam menggunakan internet perlu memanfaatkan peluang tersebut di daerah masing-masing.

Makanan Olahan

Beberapa daerah pedesaan di Indonesia memiliki ciri khas pertanian dan peternakannya masing-masing. Untuk itu, peluang dalam pengolahan makanan dari hasil panen tersebut bisa dimanfaatkan untuk jadi cuan.

Tentunya, turunan hasil panen pertanian dan peternakan itu perlu dibalut dengan brand produk yang kuat sehingga bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Apalagi, saat ini produk makanan olahan kini sudah makin menjamur di pasaran dan memiliki persaingan yang cukup ketat.

Herbal

Seperti diketahui, selama pandemi ini produk kesehatan herbal mengalami peningkatan permintaan yang cukup drastis. Bahkan, diyakini permintaan ini akan terus berlanjut hingga pasca-pandemi karena kesadaran masyarakat akan kesehatan juga terus meningkat.

Dalam hal ini, pelaku usaha perlu memanfaatkan herbal dari daerah masing-masing. Apalagi jika herbal tersebut memang telah terbukti khasiatnya, sehingga ketika di pasarkan pun dapat meningkatkan penjualan dalam waktu singkat.

"Riset mudahnya, lihat produk herbal apa yang sedang laku keras di marketplace, kemudian cari di daerah masing-masing apakah ada ketersediaan tanaman tersebut. Beruntungnya ketika tanaman tersebut memang banyak di wilayah tertentu dan bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha setempat," imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)