LANGIT7.ID, Jakarta - Pemasaran menggunakan platform digital menjadi tren paling sering dilakukan pada tahun ini. Hal itu dikarenakan pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM yang membatasi mobilitas masyarakat sehingga banyak berkegiatan dari rumah.
Tren pemasaran digital mengalami peningkatakan penggunaan, tertutama dalam transaksi jual-beli. Dengan maraknya penggunaan platform digital sebagai media pemasaran, berbagai macam strategi digunakan agar bisa unggul bersaing dengan kompetitor.
SME Development Specialist Shopee Indonesia, Riva Yozi mengatakan, strategi iklan dengan menggunakan konten visual kian meningkat. Konten visual ini sebagian besar berisi foto atau pun video yang menunjukkan kepada calon pembeli terhadap produk yang dijual.
Baca juga: Tips Jualan Laku Keras di Pemasaran DigitalKonten visual menjadi penting dihadirkan karena calon pembeli di platform digital memiliki keterbatasan indra, dan hanya mengandalkan penglihatan untuk mempercayai sebuah kualitas produk. Untuk itu, konten visual yang baik perlu dihadirkan semenarik mungkin guna mendorong calon pembeli untuk melakukan transaksi.
Riva mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam berjualan online. Hal tersebut dilakukan demi mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan mempengaruhi psikologi pembeli terhadap suatu produk.
Berikut ini tahapan strategi untuk mempengaruhi psikologi pembeli yang harus diketahui oleh penjual online dari SME Development Specialist Shopee Indonesia, Riva Yozi di Webinar Membangun Ekosistem Bisnis Pesantren, beberapa waktu lalu.
Eksposur Artinya, pelaku usaha perlu memasarkan produk ke lebih banyak media pemasaran. Hal ini dilakukan demi menjangkau pasar yang lebih luas, dengan harapan meningkatkan penjualan produk.
“Melakukan bisnis secara digital perlu memaksimalkan pasar dan channel penjualan yang ada. Saat ini telah tersedia banyak sekali channel pemasaran digital, mulai dari media sosial hingga e-commerce. Sebaiknya setiap pelaku usaha bisa memanfaatkan itu semua untuk meningkatkan penjualan produk mereka,” ujarnya.
InterestInterest atau ketertarikan berkenaan langsung dengan brand atau sebuah produk. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membangkitkan ketertarikan dari calon pembeli.
“Ini merupakan cara untuk menarik perhatian calon pembeli, seperti melalui packaging menarik, nama produk atau brand yang menarik, dan lainnya,” jelasnya.
Baca juga: Tips Mendapatkan Tim Ahli di Bidang Digital MarketingKetertarikan dalam pemasaran digital menjadi modal penting untuk membuat produk dapat diminati di pasaran. Sehingga pelaku usaha harus betul-betul memikirkan secara matang apa yang bisa dijadikan keunggulan produknya untuk bisa menarik minat pembeli.
ImaginationDengan keterbatasan indra dari calon pembeli di pemasaran online. Pelaku usaha sebisa mungkin harus menghadirkan sebuah produk yang bisa membangkitkan imajinasi positif.
“Caranya bisa melalui ilustasi kegunaan peroduk , atau pun melalui konten visual berupa foto dan video,” ujarnya.
Riva menjelaskan, calon pembeli dalam transaksi jual-beli online tentu akan mengutamakan indra penglihatannya. Untuk itu, penting menghadirkan sebuah foto atau video yang bisa membangkitkan gairah konsumen untuk membeli barang tersebut.
“Disusul dengan memberikan deskripsi produk secara singkat dan jelas untuk bisa menjawab apa yang dibutuhkan oleh pembeli,” katanya.
CompareBanyaknya kompetitor yang menjual produk sejenis menjadikan persaingan pemasaran digital begitu ketat. Perbandingan yang dilakukan dengan kompetitor ini berguna untuk terus meningkatkan inovasi produk dari sebuah toko.
Terkadang penjualan yang dilakukan oleh kompetitor bisa lebih baik. Maka perbandingan ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadikan kompetitor bisa lebih baik, sehingga bisa mencontoh dan menghadirkan persaingan baru dengan mengikuti apa yang kompetitor lakukan.
ConvinceMeyakinkan calon pembeli untuk melakukan transaksi pembelian ini adalah faktor yang tidak kalah penting. Sebab, menjadi percuma ketika menghadirkan sebuah konten visual yang menarik tapi tidak mendapatkan orderan.
Untuk meyakinkan calon pembeli, deskripsi produk harus dihadirkan sedemikian rupa untuk mempengaruhi psikologi mereka. Dalam hal ini, deskripsi yang bisa mempengaruhi calon pembeli memerlukan trik penulisan khusus yang dinamakan copywriting.
DecisionTahap lain yang tidak kalah penting adalah dengan memberikan diskon atau potongan harga kepada konsumen. Selain untuk meningkatkan ketertarikan, trik ini juga diyakini mampu membuat konsumen untuk membeli sebuah produk.
Baca juga: Tips Ungguli Kompetitor di Pemasaran DigitalSelain itu, pelaku usaha juga harus terus melakukan pembaruan terhadap stok produk yang tersedia. Hal itu dilakukan sebagi bentuk profesionalitas dalam menjalankan usaha.
StatisficationDalam hal ini berkaitan dengan interaksi penjual dengan konsumen terhadap produk yang sudah dibeli. Pelaku usaha harus terus memantau rating atau pun review yang diberikan oleh pembeli.
Rating yang rendah diberikan konsumen, perlu dijadikan bahan pembelajaran agar bisa meningkatkan kualitas ke depan. Selain itu, konsumen juga biasanya akan meminta sesuatu yang tidak mereka temukan, maka hal ini yang dapat dijadikan alasan bagi pengusaha untuk bisa semakin berinovasi menghadirkan produk yang dibutuhkan.
(zul)