LANGIT7.ID, Jakarta - Era digital menjadi tren di berbagai kegiatan masyarakat, termasuk jual-beli. Apalagi, di masa pandemi Covid-19 ini transaksi jual-beli dengan menggunakan digital marketing mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Namun, tidak sedikit mereka yang telah menggunakan platform digital dalam pemasaran masih juga belum mengalami peningkatan penjualan. Beberapa perkara yang ada diketahui bersumber dari kurangnya strategi pemasaran digital yang tepat.
Untuk itu, Langit7 telah merangkum poin penting untuk bisa meningkatkan penjualan melalui pemasaran digital dari Konsultan Bisnis, Dewa Eka Prayoga.
Berikut ini ulasannya.
Menjual produk yang tepatProduk yang tepat adalah product market fit, yang artinya produk tersebut benar-benar dapat bermanfaat untuk pasar. Di mana melalui sebuah produk mampu menyelesaikan masalah, menjawab kebutuhan, atau membantu mencapai keinginan konsumen.
"Tentu tidak asal dan hanya beradasarkan perkiraan semata untuk menentukan produk yang tepat ini," ujar Dewa dikanal Youtubenya Dewa Eka Prayoga, dikutip Senin (30/8).
Baca juga: Perkuat Sektor Ekraf di Padang, Sandiaga Tekankan Pentingnya KolaborasiUntuk bisa menentukan produk yang tepat bagi konsumen, diperlukan riset yang cukup matang. Salah satunya dengan melihat fenomena yang terjadi di masyarakat, dan berusaha menghadirkan sebuah produk yang menyesuaikan dengan fenomena tersebut.
Menjual ke market yang tepatKalau sudah menentukan prduk yang tepat, maka tahap selanjutnya adalah menjual produk tersebut di pasar yang tepat. Artinya, produk yang dijual benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan menyasar kepada konsumen yang tepat pula.
Memilih channel yang tepatPemasaran digital menyediakan begitu banyak platform digital sebagai wadah bagi para pengusaha untuk memasarkan produknya. Beberapa di antaranya yakni, TikTok, YouTube, Facebook, Instagram, dan lainnya.
Ketika sudah menemukan pasar dan konsumen, maka tahap selanjutnya adalah mengetahui di mana konsumen biasanya berinteraksi untuk kebutuhan belanja mereka. Jika konsumen lebih banyak berinteraksi lewat Facebook, maka yang perlu dilakukan adalah penetrasi pemasaran digital melalui Facebook pula.
"Kalau pun dilakukan di luar dari media sosial tersebut, maka itu masuk ke dalam kategori pengembangan pasar. Tidak salah memang, tapi yang terpenting adalah kita berfokus melakukan penetrasi di media sosial prioritas konsumen berada terlebih dulu, untuk menguatkan produk di segmen pasar tersebut," ujarnya.
Baca juga: Menteri BUMN Apresiasi PLN Dukung 8 Ribu UMKM Hadapi PandemiMenjual di waktu yang tepatSeperti pandemi Covid-19 saat ini, mayoritas masyarakat mulai mengenakan masker dan peduli dengan kesehatannya masing-masing. Hal ini adalah catatan penting bagi pengusaha agar bisa masuk ke pasar tersebut karena memiliki peluang yang cukup besar.
Ketepatan momentum menjadi sangat penting untuk menciptakan faktor ledakan penjualan yang besar.
"Empat faktor ini yang bisa membuat produk jualan bisa laku keras gila-gilaan. Jadi pastikan untuk bisa menjual produk yang tepat, market yang tepat, cara yang tepat, dan dipasarkan diwaktu yang tepat pula," imbuhnya.
(zul)