Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 08 Mei 2026
home global news detail berita

Prabowo dan Ujian keadilan: Bagaimana Rakyat Kecil Lebih Mendapat Perhatian?

tim langit 7 Rabu, 21 Januari 2026 - 08:40 WIB
Prabowo dan Ujian keadilan: Bagaimana Rakyat Kecil Lebih Mendapat Perhatian?
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7-Pemandangan kota yang tertata rapi, deretan real estate mewah, hingga pusat perbelanjaan yang megah seringkali menjadi standar kemajuan bangsa. Namun, di balik kilau beton dan kaca-kaca gedung tinggi, tersimpan narasi kelam yang telah mengakar sejak era Orde Baru hingga Reformasi: pembangunan yang tegak di atas air mata dan pengorbanan rakyat kecil.

Kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, harapan baru menyeruak. Pertanyaannya, mampukah nakhoda baru ini memutus rantai ketidakadilan yang selama ini mencekik masyarakat lapis bawah?

Wajah Ganda Pembangunan: Estetika vs Kemanusiaan

Sulit dipungkiri bahwa banyak kawasan kumuh yang kini berubah menjadi asri dan tertata setelah disentuh tangan pengembang. Namun, mata yang sejuk memandang keindahan fisik seringkali buta terhadap proses di baliknya. Realitanya, banyak pembangunan yang justru menguntungkan segelintir pihak—kaum oligarki dan pemilik kapital—sementara rakyat pemilik sah tanah justru tersingkir dan sengsara.

Kasus-kasus sengketa tanah di Jakarta Selatan dan Tangerang menjadi bukti nyata betapa hukum seringkali tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Sejak tahun 70-an, banyak warga yang berjuang menuntut haknya hingga ahli waris mereka meninggal dalam kemiskinan, sementara tanah mereka telah berubah menjadi kawasan elit. Aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi benteng keadilan, seringkali justru dituding menjadi tameng bagi mereka yang memiliki kekuatan finansial.

Negara Memerintah untuk Siapa?

Retorika pemerintah yang selalu menyatakan "memerintah demi rakyat" kini berada di titik uji. Jika rakyat yang dibela hanyalah mereka yang berada di lapisan atas, para pengusaha besar dan pemilik modal, maka esensi dari pemerintahan itu sendiri patut dipertanyakan. Rakyat lapis bawah, yang tanah dan ruang hidupnya dirampas dengan cara-cara yang jauh dari nilai kemanusiaan, seolah kehilangan tempat untuk mengadu.

Teriakan minta tolong dari pinggiran kota satelit seperti Tangerang seringkali menguap begitu saja, tidak terdengar oleh telinga penguasa yang lebih sibuk memoles indeks pertumbuhan ekonomi daripada indeks kebahagiaan rakyat kecil yang terzalimi.

Harapan pada Prabowo: Komitmen atau Sekadar Retorika?

Pergantian rezim membawa angin segar sekaligus beban ekspektasi yang besar. Prabowo Subianto hadir dengan janji-janji keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini dimarjinalkan oleh proses pembangunan yang rakus. Masyarakat menanti pembuktian: apakah janji tersebut akan mewujud dalam kebijakan yang berpihak pada keadilan, atau hanya akan menjadi "omon-omon" (omong-omong) belaka tanpa eksekusi nyata?

Tantangan terbesar kepemimpinan saat ini adalah membuktikan bahwa negara hadir bukan sebagai pelayan kepentingan oligarki, melainkan sebagai pelindung bagi mereka yang lemah. Keadilan tidak boleh lagi menjadi komoditas yang hanya bisa dibeli oleh pemenang tender, melainkan hak dasar yang dirasakan oleh setiap warga negara, termasuk mereka yang tinggal di gubuk-gubuk yang terancam penggusuran.

Waktu akan menjadi hakim yang paling jujur. Rakyat kini tidak lagi hanya menonton, mereka menanti dengan penuh harap sekaligus waspada, menunggu bukti nyata dari janji perubahan yang berkeadilan. (Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan, serta Wakil Ketua Umum MUI)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 08 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)