Kemensos Beri BLT untuk Anak Yatim hingga Lansia Tunggal
Ummu hani
Jum'at, 16 September 2022 - 18:09 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Kementerian Sosial mengumumkan akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk anak yatim, penyandang disabilitas, dan lansia tunggal.
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengatakan, bantuan ini akan disalurkan pada Desember 2022 untuk sekitar 946.000 anak yatim piatu dengan nilai masing-masing Rp200.000 per orang.
"Kami mendapatkan anggaran dari Kementerian Keuangan itu sebesar Rp400 miliar kami gunakan di bulan Desember," ujar Risma, dalam Konferensi Pers di Istana Merdeka bersama Presiden RI Joko Widodo, Jumat (16/9/2022).
Baca juga:Kenaikan Harga BBM Berimbas Besar kepada Pelaku UMKM
Selain itu, Risma juga akan memberikan bantuan sosial dengan nilai yang sama untuk lansia tunggal yang berusia di atas 80 tahun.
"Artinya mereka tidak ada yang merawat atau sendirian. Adapun jumlahnya ada 334 ribu jiwa itu kita berikan makanan setiap hari. Uangnya bisa dititipkan ke RT atau RW agar mereka setiap hari memberikan makanan, terutama lansia yang sudah tidak berdaya dan tidak ada keluarganya," tutur Mensos Risma.
Sementara itu, penyandang disabilitas juga diberikan bantuan dengan nilai yang sama dengan lansia tunggal.
Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengatakan, bantuan ini akan disalurkan pada Desember 2022 untuk sekitar 946.000 anak yatim piatu dengan nilai masing-masing Rp200.000 per orang.
"Kami mendapatkan anggaran dari Kementerian Keuangan itu sebesar Rp400 miliar kami gunakan di bulan Desember," ujar Risma, dalam Konferensi Pers di Istana Merdeka bersama Presiden RI Joko Widodo, Jumat (16/9/2022).
Baca juga:Kenaikan Harga BBM Berimbas Besar kepada Pelaku UMKM
Selain itu, Risma juga akan memberikan bantuan sosial dengan nilai yang sama untuk lansia tunggal yang berusia di atas 80 tahun.
"Artinya mereka tidak ada yang merawat atau sendirian. Adapun jumlahnya ada 334 ribu jiwa itu kita berikan makanan setiap hari. Uangnya bisa dititipkan ke RT atau RW agar mereka setiap hari memberikan makanan, terutama lansia yang sudah tidak berdaya dan tidak ada keluarganya," tutur Mensos Risma.
Sementara itu, penyandang disabilitas juga diberikan bantuan dengan nilai yang sama dengan lansia tunggal.