Kementerian ESDM Sebut Penggunaan Kendaraan Listrik Berpotensi Kurangi Konsumsi BBM
Ummu hani
Jum'at, 16 September 2022 - 22:30 WIB
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU. (Foto: Humas PLN)
Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan net zero emission (NZE) pada 2060. Salah satu rancangan dari NZE adalah dengan menargetkan sekitar 2 juta kendaraan listrik roda empat dan 13 juta kendaraan listrik roda dua pada 2030.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan, jika target kendaraan listrik tersebut tercapai maka berpotensi pengurangan konsumsi BBM sebesar 6 juta KL per tahun dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 7,23 juta ton CO2.
Dadan memastikan pihaknya bakal melakukan percepatan penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri.
Baca juga: Inpres Kendaraan Dinas Memakai EV Dinilai Bisa Dorong Industri Otomotif
“Baik itu EV baru maupun mendorong konversi dari kendaraan BBM menjadi listrik,” kata Dadan, dalam keterangan tertulis, mengutip dari Gaikindo, Jumat (16/9/2022)
Dadan mengungkapkan, pemerintah juga terus mendorong konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.
“Kalau dari Kemenkomarves targetnya 1,6 juta unit tahun ini dan tahun depan. Itu kombinasi motor listrik baru dan konversi,” ucap Dadan.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana mengatakan, jika target kendaraan listrik tersebut tercapai maka berpotensi pengurangan konsumsi BBM sebesar 6 juta KL per tahun dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca sebesar 7,23 juta ton CO2.
Dadan memastikan pihaknya bakal melakukan percepatan penggunaan kendaraan listrik di dalam negeri.
Baca juga: Inpres Kendaraan Dinas Memakai EV Dinilai Bisa Dorong Industri Otomotif
“Baik itu EV baru maupun mendorong konversi dari kendaraan BBM menjadi listrik,” kata Dadan, dalam keterangan tertulis, mengutip dari Gaikindo, Jumat (16/9/2022)
Dadan mengungkapkan, pemerintah juga terus mendorong konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik.
“Kalau dari Kemenkomarves targetnya 1,6 juta unit tahun ini dan tahun depan. Itu kombinasi motor listrik baru dan konversi,” ucap Dadan.