Jangan Sembarangan Kasih, Ini Bahaya Minuman Manis untuk Anak
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 17 September 2022 - 11:58 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Minuman manis yang mengandung gula dengan kadar tinggi banyak dijumpai dan mudah didapatkan di pasaran.
Dokter spesialis anak dr Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A mengatakan sebelum memberikan anak minuman manis, orang tua harus memahami kadar gula yang cocok untuk usia sang buah hati.
Baca juga: Dokter Spesialis: Tak Masalah Berikan Makanan Bermecin ke Anak
"Batasan konsumsi gula tambahan per hari pada anak itu 5 persen dari total asupan kalori harian anak. Atau kalau anaknya udah gedean (di atas 5 tahun) maksimal 25 gram gula tambahan per hari," ujar dr Denta dikutip dari akun Twitter @sdenta, Sabtu (17/9/2022) dan sudah mendapatkan izin.
Dia lalu mengungkapkan penemuannya terkait kadar gula beberapa minuman manis yang ada di pasaran. Menurut Denta, rata-rata per botol minuman mengandung gula 25 gram.
Sementara, Denta menambahkan, persentase balita Indonesia yang mulai rutin mengkonsumsi minuman manis botolan sebanyak 43 persen.
"Ini mengkhawatirkan sekali. Konsumsi gula berlebih itu bukan hanya buruk buat orang dewasa, tapi juga anak-anak. Dan semakin dini seorang anak mengkonsumsi gula berlebih, semakin kompleks juga masalah kesehatan yang dihadapi di kemudian hari, alias kasian masih muda udah diabetes," katanya.
Dokter spesialis anak dr Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A mengatakan sebelum memberikan anak minuman manis, orang tua harus memahami kadar gula yang cocok untuk usia sang buah hati.
Baca juga: Dokter Spesialis: Tak Masalah Berikan Makanan Bermecin ke Anak
"Batasan konsumsi gula tambahan per hari pada anak itu 5 persen dari total asupan kalori harian anak. Atau kalau anaknya udah gedean (di atas 5 tahun) maksimal 25 gram gula tambahan per hari," ujar dr Denta dikutip dari akun Twitter @sdenta, Sabtu (17/9/2022) dan sudah mendapatkan izin.
Dia lalu mengungkapkan penemuannya terkait kadar gula beberapa minuman manis yang ada di pasaran. Menurut Denta, rata-rata per botol minuman mengandung gula 25 gram.
Sementara, Denta menambahkan, persentase balita Indonesia yang mulai rutin mengkonsumsi minuman manis botolan sebanyak 43 persen.
"Ini mengkhawatirkan sekali. Konsumsi gula berlebih itu bukan hanya buruk buat orang dewasa, tapi juga anak-anak. Dan semakin dini seorang anak mengkonsumsi gula berlebih, semakin kompleks juga masalah kesehatan yang dihadapi di kemudian hari, alias kasian masih muda udah diabetes," katanya.