Film Noktah Merah Perkawinan, Kisah Rumah Tangga di Ujung Tanduk
Andi Muhammad
Senin, 19 September 2022 - 16:15 WIB
Film Noktah Merah Perkawinan, Kisah Rumah Tangga Diujung Tanduk. Foto: Istimewa.
Film Noktah Merah Perkawinan garapan Rapi Films mengisahkan tentang kehidupan rumah tangga sepasang suami istri yang diujung tanduk. Film ini merupakan adaptasi dari sinetron dengan judul yang sama pada tahun 90-an.
Film ini dibintangi oleh Marsha Timothy (Ambar), Oka Antara (Gilang Priambodo) sebagai pasangan suami istri. Pertengkaran hebat bermula akibat campur tangan kedua orang tua dalam rumah tangga mereka. Adanya orang ketiga kian membuat hubungan pasang tersebut semakin ambruk.
Perterngkaran selalu terjadi setiap harinya, di saat Ambar tengah berusaha membalikan kondisi rumah tangganya seperti semula. Justru Gilang malah asik membuka hati kepada wanita lain yakni Yuli. Ia merupakan salah satu murid Ambar ketika membuka workshop keramik.
Baca Juga:Dukung Film Nasional, Baznas Gelar Nobar Noktah Merah Perkawinan
Sang suami merupakan arsitek lanskap yang ahli dalam merancang pemandangan dan tempat terbuka untuk gambaran seperti taman. Alih-alih mencari seorang developer untuk mengerjakan projek taman milik Kemal, yang merupakan pacarnya, Yuli malah terpesona dengan Gilang.
Kedekatan mereka berdua akhirnya tercium oleh masing-masing dari pasangan mereka. Pada akhirnya Ambar pun mengambil keputusan untuk bercerai. Rumah tangga sudah di ujung tanduk, Gilang pun merasa bersalah kemudian mengaku bersalah dan meminta maaf.
Hal yang sama dilakukan oleh Yuli, sudah kehilangan kekasih, ditambah hilangnya harga diri. Kedua pasangan tersebut pun menghadiri sidang perceraian. Alih-alih akan bercerai keduanya justru kembali merajut asmara yang telah lama rusak.
Film ini dibintangi oleh Marsha Timothy (Ambar), Oka Antara (Gilang Priambodo) sebagai pasangan suami istri. Pertengkaran hebat bermula akibat campur tangan kedua orang tua dalam rumah tangga mereka. Adanya orang ketiga kian membuat hubungan pasang tersebut semakin ambruk.
Perterngkaran selalu terjadi setiap harinya, di saat Ambar tengah berusaha membalikan kondisi rumah tangganya seperti semula. Justru Gilang malah asik membuka hati kepada wanita lain yakni Yuli. Ia merupakan salah satu murid Ambar ketika membuka workshop keramik.
Baca Juga:Dukung Film Nasional, Baznas Gelar Nobar Noktah Merah Perkawinan
Sang suami merupakan arsitek lanskap yang ahli dalam merancang pemandangan dan tempat terbuka untuk gambaran seperti taman. Alih-alih mencari seorang developer untuk mengerjakan projek taman milik Kemal, yang merupakan pacarnya, Yuli malah terpesona dengan Gilang.
Kedekatan mereka berdua akhirnya tercium oleh masing-masing dari pasangan mereka. Pada akhirnya Ambar pun mengambil keputusan untuk bercerai. Rumah tangga sudah di ujung tanduk, Gilang pun merasa bersalah kemudian mengaku bersalah dan meminta maaf.
Hal yang sama dilakukan oleh Yuli, sudah kehilangan kekasih, ditambah hilangnya harga diri. Kedua pasangan tersebut pun menghadiri sidang perceraian. Alih-alih akan bercerai keduanya justru kembali merajut asmara yang telah lama rusak.