3 Pesan Wapres untuk Ketua Persatuan Ulama Dunia Salim Segaf Al-Jufri
Muhajirin
Kamis, 22 September 2022 - 16:34 WIB
Wakil Presiden KH Maruf Amin menemui Ketua International Union of Muslim Scholars (IUMS) Habib Salim Segaf Al-Jufri (foto: Setwapres)
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin, menerima kunjungan Ketua Persatuan Ulama Muslim Seluruh Dunia atau International Union of Muslim Scholars (IUMS) yang baru saja terpilih, Habib Dr Salim Segaf Al-Jufri di Kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat pada Selasa (20/9/2022).
Kunjungan Habib Salim Segaf Al-Jufri dalam rangka meminta arahan KH Ma'ruf Amin untuk menentukan arah dakwah IUMS ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, mengatakan, KH Ma'ruf Amin menyampaikan tiga pesan kepada Habib Salim Segaf Al-Jufri. Tiga pesan tersebut di antaranya:
1. Membawa Ajaran Islam Wasathiyah ke forum Internasional
Ma'ruf Amin meminta Salim Segaf Al Jufri mendakwahkan ajaran Islam wasathiyah yang ada di Indonesia ke forum-forum internasional. Konsep Islam jalan tengah atau moderat (wasathiyah) di Indonesia saat ini banyak dilirik oleh dunia internasional.
Baca Juga: Habib Salim Segaf Didaulat Jabat Ketua Persatuan Ulama Internasional
Hal itu dikarenakan umat Islam mampu membangun kebersamaan di tengah perbedaan, sehingga tetap bisa damai meski berbeda-beda. Konsep itu harus dibawa ke dunia internasional, terutama ke Timur Tengah yang masih diwarnai konflik.
Kunjungan Habib Salim Segaf Al-Jufri dalam rangka meminta arahan KH Ma'ruf Amin untuk menentukan arah dakwah IUMS ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi, mengatakan, KH Ma'ruf Amin menyampaikan tiga pesan kepada Habib Salim Segaf Al-Jufri. Tiga pesan tersebut di antaranya:
1. Membawa Ajaran Islam Wasathiyah ke forum Internasional
Ma'ruf Amin meminta Salim Segaf Al Jufri mendakwahkan ajaran Islam wasathiyah yang ada di Indonesia ke forum-forum internasional. Konsep Islam jalan tengah atau moderat (wasathiyah) di Indonesia saat ini banyak dilirik oleh dunia internasional.
Baca Juga: Habib Salim Segaf Didaulat Jabat Ketua Persatuan Ulama Internasional
Hal itu dikarenakan umat Islam mampu membangun kebersamaan di tengah perbedaan, sehingga tetap bisa damai meski berbeda-beda. Konsep itu harus dibawa ke dunia internasional, terutama ke Timur Tengah yang masih diwarnai konflik.