Cara Rasulullah Atasi Masalah Sosial Awal Hijrah ke Madinah
Muhajirin
Jum'at, 23 September 2022 - 16:42 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Kondisi sosial masyarakat tahun pertama hijriah di Madinah mengalami krisis. Hal itu dipengaruhi oleh krisis ekonomi umat Islam pada saat itu.
Perekonomian Madinah awalnya dikuasai orang Yahudi, sehingga umat Islam dari kalangan Muhajirin dan Anshar hidup di bawah kemiskinan selama tujuh tahun. Pasar dikuasai hingga produksi air dan pangan dikuasai oleh Yahudi, sehingga menimbulkan krisis sosial.
Kesenjangan ekonomi mau tak mau berdampak pada keretakan sosial antara berbagai suku, kabilah dan agama di Madinah. Termasuk antara kaum Muhajirin sebagai pendatang dan kaum Anshar sebagai pribumi.
Baca Juga: 3 Tantangan Ekonomi Umat Islam Awal Hijrah ke Madinah
Pakar Sejarah Islam, Ustadz Budi Ashari, mengungkapkan, Rasulullah memiliki tiga cara untuk mengatasi krisis sosial. Tiga konsep itu sangat relevan untuk mengatasi krisis sosial yang terjadi saat ini, baik di Indonesia maupun secara global.
Perekonomian Madinah awalnya dikuasai orang Yahudi, sehingga umat Islam dari kalangan Muhajirin dan Anshar hidup di bawah kemiskinan selama tujuh tahun. Pasar dikuasai hingga produksi air dan pangan dikuasai oleh Yahudi, sehingga menimbulkan krisis sosial.
Kesenjangan ekonomi mau tak mau berdampak pada keretakan sosial antara berbagai suku, kabilah dan agama di Madinah. Termasuk antara kaum Muhajirin sebagai pendatang dan kaum Anshar sebagai pribumi.
Baca Juga: 3 Tantangan Ekonomi Umat Islam Awal Hijrah ke Madinah
Pakar Sejarah Islam, Ustadz Budi Ashari, mengungkapkan, Rasulullah memiliki tiga cara untuk mengatasi krisis sosial. Tiga konsep itu sangat relevan untuk mengatasi krisis sosial yang terjadi saat ini, baik di Indonesia maupun secara global.