Legislator Sebut Konversi LPG ke Kompor Listrik Tidak Pro Rakyat Kecil
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 23 September 2022 - 21:10 WIB
Ilustrasi kompor listik atau kompor induksi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Anggota Komisi VII DPR RI, Sartono Hutomo turut menanggapi rencana pemerintah untuk mengganti gas LPG 3 kg menjadi kompor listrik. Rencana tersebut dianggap tidak memikirkan nasib rakyat kecil.
"Hendaknya pemerintah lebih bijak dalam membuat kebijakan. Rakyat sedang sulit, jangan dipersulit hidupnya dengan kebijakan yang memberatkan. Seharusnya negara tidak berpikir untung rugi demi rakyat," kata Sartono kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).
Baca Juga:Konversi Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik Tak Diberlakukan Sampai Akhir 2022
Sartono mengatakan konversi gas tersebut tidak sesederhana dengan hanya memberikan kompor listrik. Terlebih, pengguna gas 3 kg sebagian besar didominasi oleh masyarakat kecil.
"Penggantian gas 3 kg ke kompor listrik tidak dapat dilakukan dengan maksimal karena daya listrik tidak memadai. Ada banyak hal yang perlu dipikirkan dan kenyataan bahwa pengguna gas 3 kg ini merupakan rakyat kecil," ujarnya.
Berdasarkan data tahun 2021, lanjut Sartono, 97 persen pengguna listrik rumah tangga merupakan golongan R1 di mana sebagian besar berlangganan di bawah 1300 watt dengan daya maksimal golongan R1 adalah 2200 watt. Sementara kompor listrik memiliki daya sebesar 1000 watt
Baca Juga:Hemat APBN, PLN Siap Konversi LPG ke Kompor Induksi
"Hendaknya pemerintah lebih bijak dalam membuat kebijakan. Rakyat sedang sulit, jangan dipersulit hidupnya dengan kebijakan yang memberatkan. Seharusnya negara tidak berpikir untung rugi demi rakyat," kata Sartono kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).
Baca Juga:Konversi Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik Tak Diberlakukan Sampai Akhir 2022
Sartono mengatakan konversi gas tersebut tidak sesederhana dengan hanya memberikan kompor listrik. Terlebih, pengguna gas 3 kg sebagian besar didominasi oleh masyarakat kecil.
"Penggantian gas 3 kg ke kompor listrik tidak dapat dilakukan dengan maksimal karena daya listrik tidak memadai. Ada banyak hal yang perlu dipikirkan dan kenyataan bahwa pengguna gas 3 kg ini merupakan rakyat kecil," ujarnya.
Berdasarkan data tahun 2021, lanjut Sartono, 97 persen pengguna listrik rumah tangga merupakan golongan R1 di mana sebagian besar berlangganan di bawah 1300 watt dengan daya maksimal golongan R1 adalah 2200 watt. Sementara kompor listrik memiliki daya sebesar 1000 watt
Baca Juga:Hemat APBN, PLN Siap Konversi LPG ke Kompor Induksi