FIFA Matchday
Sejarah Sepak Bola Curacao dan Indonesia, Penuh Sentuhan Kaum Agamawan
Fajar adhitya
Sabtu, 24 September 2022 - 05:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Timnas Indonesia bakal menghadapi Curacao di laga FIFA Matchday pada 24 dan 27 September 2022. Merujuk sejarah pembentukan federasi, sepak bola Curacao lebih tua dari Indonesia.
Sejarah sepak bola Curacao dengan Indonesia memiliki kemiripan dengan adanya sentuhan kaum agamawan pada tahun-tahun awal perkembangannya. Dunia sepak bola Curacao lebih dulu tumbuh pada 1909 Masehi.
Baca Juga:Shin Tae-yong Ungkap Alasan Pemanggilan M Rafli Meski Performa Menurun
Curacao merupakan pulau Karibia kecil yang terletak tepat di utara pantai Venezuela. Curaçao adalah bagian dari Kerajaan Belanda, seperti halnya pulau Aruba, Bonaire, Sint Maarten, Sint Eustatius dan Saba, bersama-sama dikenal sebagai bekas Antillen Belanda.
Klub pertama di Curaçao didirikan pada saat pulau itu hanya memiliki 25.000 penduduk. Para pemuda yang telah menghabiskan waktu di Belanda untuk belajar mulai bermain sepak bola dan menyukai permainan yang bersatu di Republik CVV. Saat itu, tidak ada lapangan sepak bola di Curaçao dan pertandingan pertama antara Republik CVV dan tim marinir Belanda berlangsung di taman Gereja Santa Famia.
Para Biarawan yang juga menjalankan sekolah-sekolah, memainkan peran penting dalam tahap awal pengembangan sepak bola. Mereka turut menyebarkan olahraga dan juga mengorganisir sukarelawan untuk membersihkan dan mempersiapkan lapangan pertama di Skalo dan Mundo.
Pada 1921 bulan Agustus, Federasi Sepak Bola Curaçao (Curaçaose Voetbal Bond) CVB didirikan dan menyelenggarakan Kejuaraan Curaçao pertama dengan delapan klub berpartisipasi. Kemudian tahun 1926 seleksi nasional pertama Curaçao melakukan perjalanan ke Haiti untuk bermain dalam turnamen melawan Haiti, Jamaika dan Santo Domingo. Seleksi Curaçao berhasil dengan cukup baik di turnamen, dengan beberapa kemenangan atas Haiti dan Santo Domingo.
Sejarah sepak bola Curacao dengan Indonesia memiliki kemiripan dengan adanya sentuhan kaum agamawan pada tahun-tahun awal perkembangannya. Dunia sepak bola Curacao lebih dulu tumbuh pada 1909 Masehi.
Baca Juga:Shin Tae-yong Ungkap Alasan Pemanggilan M Rafli Meski Performa Menurun
Curacao merupakan pulau Karibia kecil yang terletak tepat di utara pantai Venezuela. Curaçao adalah bagian dari Kerajaan Belanda, seperti halnya pulau Aruba, Bonaire, Sint Maarten, Sint Eustatius dan Saba, bersama-sama dikenal sebagai bekas Antillen Belanda.
Klub pertama di Curaçao didirikan pada saat pulau itu hanya memiliki 25.000 penduduk. Para pemuda yang telah menghabiskan waktu di Belanda untuk belajar mulai bermain sepak bola dan menyukai permainan yang bersatu di Republik CVV. Saat itu, tidak ada lapangan sepak bola di Curaçao dan pertandingan pertama antara Republik CVV dan tim marinir Belanda berlangsung di taman Gereja Santa Famia.
Para Biarawan yang juga menjalankan sekolah-sekolah, memainkan peran penting dalam tahap awal pengembangan sepak bola. Mereka turut menyebarkan olahraga dan juga mengorganisir sukarelawan untuk membersihkan dan mempersiapkan lapangan pertama di Skalo dan Mundo.
Pada 1921 bulan Agustus, Federasi Sepak Bola Curaçao (Curaçaose Voetbal Bond) CVB didirikan dan menyelenggarakan Kejuaraan Curaçao pertama dengan delapan klub berpartisipasi. Kemudian tahun 1926 seleksi nasional pertama Curaçao melakukan perjalanan ke Haiti untuk bermain dalam turnamen melawan Haiti, Jamaika dan Santo Domingo. Seleksi Curaçao berhasil dengan cukup baik di turnamen, dengan beberapa kemenangan atas Haiti dan Santo Domingo.