DJK Nilai Hadirnya Kineforum Lebih dari Ruang Putar Alternatif
Hasanah syakim
Sabtu, 24 September 2022 - 21:50 WIB
Wajah baru Taman Ismail Marzuki. (Foto: Instagram @wajahbarutim)
Kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai pusat wisata serta edukasi kesenian dan kebudayaan di Jakarta, hadir dengan wajah baru setelah menjalani proses revitalisasi. Salah satunya pembangunan Kineforum di Gedung Planetarium.
Ketua Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Ekky Imanjaya mengatakan Kineforum lebih dari sekadar ruang putar alternarif secara fisik. Kembalinya Kineforum di TIM baru menjadi bagian dari program DKJ.
Baca Juga:Ditargetkan Jadi Pusat Kultural, Revitalisasi TIM Hampir Rampung
"Kineforum diharapkan dapat membuka ruang percakapan untuk semua pemangku kepentingan perfilman Indonesia. Diharapkan dapat menjadi titik temu semua elemen ekosistem film," kata Ekky dalam keterangannya, Sabtu (24/9/2022).
Menurut Ekky, keberadaan Kineforum ini juga diharapkan dapat memperkuat film Indonesia khususnya dari sisi apresiasi, edukasi, dan literasi. "Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membuat program di Kineforum guna mencapai visi Jakarta Kota Sinema," ujar Ekky.
Ekky menjelaskan, saat ini Kineforum memiliki dua ruangan pemutaran berukuran besar dan sedang. Di antaranya Bioskop Kineforum Teater Asrul Sani dengan kapasitas 90 orang dan Bioskop Kineforum Teater Sjuman Djaya dengan kapasitas 50 orang.
"Untuk mengawali perjalanan baru Kineforum dengan dibangunnya ruang pemutaran baru di tahun 2022 ini. Tim program Kineforum menyajikan memilih tema program 'GENERASI(ON)AL' untuk menyoroti momen di mana ruang putar Kineforum kembali hadir," lanjutnya.
Ketua Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Ekky Imanjaya mengatakan Kineforum lebih dari sekadar ruang putar alternarif secara fisik. Kembalinya Kineforum di TIM baru menjadi bagian dari program DKJ.
Baca Juga:Ditargetkan Jadi Pusat Kultural, Revitalisasi TIM Hampir Rampung
"Kineforum diharapkan dapat membuka ruang percakapan untuk semua pemangku kepentingan perfilman Indonesia. Diharapkan dapat menjadi titik temu semua elemen ekosistem film," kata Ekky dalam keterangannya, Sabtu (24/9/2022).
Menurut Ekky, keberadaan Kineforum ini juga diharapkan dapat memperkuat film Indonesia khususnya dari sisi apresiasi, edukasi, dan literasi. "Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membuat program di Kineforum guna mencapai visi Jakarta Kota Sinema," ujar Ekky.
Ekky menjelaskan, saat ini Kineforum memiliki dua ruangan pemutaran berukuran besar dan sedang. Di antaranya Bioskop Kineforum Teater Asrul Sani dengan kapasitas 90 orang dan Bioskop Kineforum Teater Sjuman Djaya dengan kapasitas 50 orang.
"Untuk mengawali perjalanan baru Kineforum dengan dibangunnya ruang pemutaran baru di tahun 2022 ini. Tim program Kineforum menyajikan memilih tema program 'GENERASI(ON)AL' untuk menyoroti momen di mana ruang putar Kineforum kembali hadir," lanjutnya.