LANGIT7.ID, Jakarta - Kompleks
Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai pusat wisata serta edukasi kesenian dan kebudayaan di Jakarta, hadir dengan wajah baru setelah menjalani proses revitalisasi. Salah satunya pembangunan Kineforum di Gedung Planetarium.
Ketua Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Ekky Imanjaya mengatakan Kineforum lebih dari sekadar ruang putar alternarif secara fisik. Kembalinya Kineforum di TIM baru menjadi bagian dari program DKJ.
Baca Juga: Ditargetkan Jadi Pusat Kultural, Revitalisasi TIM Hampir Rampung"Kineforum diharapkan dapat membuka ruang percakapan untuk semua pemangku kepentingan perfilman Indonesia. Diharapkan dapat menjadi titik temu semua elemen ekosistem film," kata Ekky dalam keterangannya, Sabtu (24/9/2022).
Menurut Ekky, keberadaan Kineforum ini juga diharapkan dapat memperkuat film Indonesia khususnya dari sisi apresiasi, edukasi, dan literasi. "Kami juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membuat program di Kineforum guna mencapai visi Jakarta Kota Sinema," ujar Ekky.
Ekky menjelaskan, saat ini Kineforum memiliki dua ruangan pemutaran berukuran besar dan sedang. Di antaranya Bioskop Kineforum Teater Asrul Sani dengan kapasitas 90 orang dan Bioskop Kineforum Teater Sjuman Djaya dengan kapasitas 50 orang.
"Untuk mengawali perjalanan baru Kineforum dengan dibangunnya ruang pemutaran baru di tahun 2022 ini. Tim program Kineforum menyajikan memilih tema program 'GENERASI(ON)AL' untuk menyoroti momen di mana ruang putar Kineforum kembali hadir," lanjutnya.
Baca Juga: Masjid Amir Hamzah TIM Sediakan Parfum untuk Jamaah di Pintu MasukMenurutnya, momen tersebut yaitu momen yang dipercaya sebagai momen persimpangan jalan bagi generasi yang baru lahir dan hendak menghadapi dunia. Termasuk Kineforum generasi baru ini, di mana tantangan zaman kian dinamis dan bertumpuk.
Sementara itu, Koordinator Program Kineforum, IIfan Ismail menerangkan lewat 'GENERASI(ON)AL', pihaknya hendak mengintip ulang apa yang menjadi kekuatan, dan kelemahan generasi yang baru. Termasuk melihat apa yang menjadi tantangan ke depannya.
"Sebagai bahan refleksi menumpuk semangat menghadapi masa depan yang serba tak pasti meski ada segunung janji manis tentang masa depan itu. Kita harap generasi baru ini akan menjadi generasi yang selalu siap menghadapi tantangan tersebut serta tidak hanya sekadar generasi yang sial," harap Ifan.
Sebagai informasi, program "GENERASI(ON)AL” dibuka mulai hari ini Sabtu (24/9) dengan pemutaran film Usia 18, sebuah karya klasik dari sutradara Teguh Karya. Acara ini berlanjut hingga 25 September 2022 dengan serangkaian pilihan film, baik klasik maupun kontemporer.
Baca Juga:
FSP-TIM Menuju Mahkamah Agung, Tuntut Kembalikan Kemerdekaan TIM
Wajah Taman Ismail Marzuki Terbaru, Intip Fasilitas di Dalamnya
Pameran Manifesto VIII Transposisi: Elaborasi Seni dengan Isu Aktual(asf)