85 Aplikasi Berbahaya Tersebar di Play Store & App Store, Ini Daftarnya
Ummu hani
Rabu, 28 September 2022 - 14:00 WIB
85 Aplikasi Berbahaya Tersebar di Play Store & App Store, Ini Daftarnya. Foto: Istimewa.
Puluhan aplikasi berbahaya dilaporkan beredar di toko aplikasi ponsel Android (Google Play Store) dan iOS (App Store). Bahkan, beberapa dari aplikasi tersebut sudah diunduh sebanyak 13 juga kali.
Satori Threat Intelligence, penyedia layanan keamanan internet Human Security melaporkan, ada 75 aplikasi di Play Store dan 10 aplikasi di App Store yang terdeteksi mengandung adware.
Menurut tim peneliti, aplikasi yang mengandung adware itu akan terdeteksi secara otomatis bila pengguna menonaktifkan opsi Google Play Protect. Tim Satori pun telah melaporkan 85 temuan aplikasi berisi adware kepada Google dan Apple selaku penyedia toko aplikasi.
Jika pengguna mengunduh aplikasi berbahaya itu, maka adware yang terkandung akan menampilkan iklan berkedip atau jendela pop-up secara otomatis ketika pengguna melakukan tindakan tertentu.
Baca Juga:KPPU Selidiki Dugaan Praktik Monopoli Usaha Google
Meski tak bersifat berbahaya, adware yang agresif dapat merusak keamanan perangkat. Adware bisa membantu mengirim malware yang termasuk spyware.
Selain menampilkan banyak iklan otomatis, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, aplikasi berbahaya yang mengandung adware itu juga melakukan berbagai jenis penipuan berbasis iklan.
Satori Threat Intelligence, penyedia layanan keamanan internet Human Security melaporkan, ada 75 aplikasi di Play Store dan 10 aplikasi di App Store yang terdeteksi mengandung adware.
Menurut tim peneliti, aplikasi yang mengandung adware itu akan terdeteksi secara otomatis bila pengguna menonaktifkan opsi Google Play Protect. Tim Satori pun telah melaporkan 85 temuan aplikasi berisi adware kepada Google dan Apple selaku penyedia toko aplikasi.
Jika pengguna mengunduh aplikasi berbahaya itu, maka adware yang terkandung akan menampilkan iklan berkedip atau jendela pop-up secara otomatis ketika pengguna melakukan tindakan tertentu.
Baca Juga:KPPU Selidiki Dugaan Praktik Monopoli Usaha Google
Meski tak bersifat berbahaya, adware yang agresif dapat merusak keamanan perangkat. Adware bisa membantu mengirim malware yang termasuk spyware.
Selain menampilkan banyak iklan otomatis, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, aplikasi berbahaya yang mengandung adware itu juga melakukan berbagai jenis penipuan berbasis iklan.