Pesantren Sintesa, Jadikan Santri Kaya Lewat Internet
Ahmad jilul qurani farid
Rabu, 06 Oktober 2021 - 07:53 WIB
Para santri dan pengasuh Pesantren Sintesa (sumber: sintesa.net)
Tak banyak pesantren yang membekali santri dengan ilmu dan skill teknis, terlebih skill yang dibutuhkan di era digital. Salah satunya adalah Pesantren Sintesa, sebuah pesantren yang terletak di pelosok desa di Magetan. Selain membina santri untuk menghafalkan Al-Qur’an para santri juga diajari secara intensif ilmu tentang internet marketing atau digital marketing.
Dikutip dari sintesa.net, Pesantren ini didirikan oleh Ibrahim Vatih, putra Kiai yang juga seorang internet marketer yang berkeinginan membuat pesantren yang tidak hanya mempelajari ilmu agama. Tapi juga mendapatkan penghasilan dari internet seperti dirinya.Vatih sendiri merupakan ahli SEO dan internet marketer yang mempunyai penghasilan 10 ribu US Dollar per bulan.
Pada Awalnya Vatih membuat pesantren di sebuah ruko di Yogyakarta. Kini, sudah mempunyai dua asrama bertingkat dua dan gratis bagi yang belajar di sana.
Pesantren ini menurut Sa’id Rosyadi, adik dari Ibrahim Vatih dimulai dari obrolan di warung makan. Saat itu, kakaknya Ibrahim Vatih mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan pesantren bernama Sintesa.
Awal Mula Berdiri
“Di malam itu, mas Vatih ngomong ke kita pertama kalinya tentang ide Sintesa. Paling ngomong doang, nggak bakal jalan. Lagian apaan tuh Sintesa, gak jelas banget namanya. Pesantren, kok, Sintesa?” kata Said melalui akun instagramnya.
Dikutip dari sintesa.net, Pesantren ini didirikan oleh Ibrahim Vatih, putra Kiai yang juga seorang internet marketer yang berkeinginan membuat pesantren yang tidak hanya mempelajari ilmu agama. Tapi juga mendapatkan penghasilan dari internet seperti dirinya.Vatih sendiri merupakan ahli SEO dan internet marketer yang mempunyai penghasilan 10 ribu US Dollar per bulan.
Pada Awalnya Vatih membuat pesantren di sebuah ruko di Yogyakarta. Kini, sudah mempunyai dua asrama bertingkat dua dan gratis bagi yang belajar di sana.
Pesantren ini menurut Sa’id Rosyadi, adik dari Ibrahim Vatih dimulai dari obrolan di warung makan. Saat itu, kakaknya Ibrahim Vatih mengungkapkan keinginannya untuk mendirikan pesantren bernama Sintesa.
Awal Mula Berdiri
“Di malam itu, mas Vatih ngomong ke kita pertama kalinya tentang ide Sintesa. Paling ngomong doang, nggak bakal jalan. Lagian apaan tuh Sintesa, gak jelas banget namanya. Pesantren, kok, Sintesa?” kata Said melalui akun instagramnya.