Soal Peretasan, Ribuan Mahasiswa Muhammadiyah Kirim Surat ke Presiden
Andi Muhammad
Jum'at, 30 September 2022 - 15:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Kasus kebocoran data mulai dari kalangan masyarakat hingga pemerintah merupakan hal perlu ditangani secepat mungkin dengan tindakan tegas. Sebab tindak peretasan tersebut kian marak terjadi belakangan ini.
Sebanyak 2035 Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) merespon kasus tersebut. Mereka mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan harapan keselamatan data digital di Indonesia melalui sistem Bima Aps.
Hal tersebut disampaikan pada pembukaan acara pengenalan lingkungan kampus yang disebut Mastama, Ordik, dan Expo UKM (MOX). Selain itu, Bima Aps sendiri merupakan aplikasi berbasis web yang diakses oleh mahasiswa untuk menuliskan pesan harapan tentang perlindungan data pribadi yang akan membentuk typography art dalam bentuk wajah presiden.
Baca Juga:Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Kesultanan Ternate
Ketua MOX, Khoirul Anam mengatakan, universitas akan terus mengedepankan kreativitas hingga kolaborasi serta project social yang berdampak besar pada masyarakat.
“Project sosial yang akan digelar pada dua Oktober mendatang, lebih 2.000 mahasiswa akan terjun ke masyarakat dengan memberikan edukasi terkait menjaga keamanan data digital. Hal ini sejalan dengan tema MOX yang kami angkat tahun ini, yakni ‘Tinggikan Etos Kuatkan Kolaborasi’," kata Khoirul dikutip laman Muhammadiyah, Jumat (30/9/2022).
Dalam pembukaan yang digelar di halaman UM Surabaya tersebut ribuan mahasiswa menuliskan pesan sekaligus harapan kepada pemerintah dan masyarakat akan pentingnya menjaga data pribadi di ruang digital.
Sebanyak 2035 Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) merespon kasus tersebut. Mereka mengirimkan surat kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dengan harapan keselamatan data digital di Indonesia melalui sistem Bima Aps.
Hal tersebut disampaikan pada pembukaan acara pengenalan lingkungan kampus yang disebut Mastama, Ordik, dan Expo UKM (MOX). Selain itu, Bima Aps sendiri merupakan aplikasi berbasis web yang diakses oleh mahasiswa untuk menuliskan pesan harapan tentang perlindungan data pribadi yang akan membentuk typography art dalam bentuk wajah presiden.
Baca Juga:Presiden Jokowi Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Kesultanan Ternate
Ketua MOX, Khoirul Anam mengatakan, universitas akan terus mengedepankan kreativitas hingga kolaborasi serta project social yang berdampak besar pada masyarakat.
“Project sosial yang akan digelar pada dua Oktober mendatang, lebih 2.000 mahasiswa akan terjun ke masyarakat dengan memberikan edukasi terkait menjaga keamanan data digital. Hal ini sejalan dengan tema MOX yang kami angkat tahun ini, yakni ‘Tinggikan Etos Kuatkan Kolaborasi’," kata Khoirul dikutip laman Muhammadiyah, Jumat (30/9/2022).
Dalam pembukaan yang digelar di halaman UM Surabaya tersebut ribuan mahasiswa menuliskan pesan sekaligus harapan kepada pemerintah dan masyarakat akan pentingnya menjaga data pribadi di ruang digital.