Negara Arab Buka Diplomasi dengan Israel, Solusi Dua Negara Akan Tercapai?
Muhajirin
Jum'at, 30 September 2022 - 19:01 WIB
Normalisasi hubungan diplomatik Uni Emirat Arab dengan Israel (foto: AJN)
Dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD), Ahmad Khoirul Umam, menilai kondisi Palestina-Israel saat ini tidak terlepas dari dukungan kuat internasional, termasuk gagasan solusi dua negara (two states solution) yang disampaikan Israel dan Amerika Serikat.
Secara geopolitik, pria yang akrab disapa Umam itu menilai ada perbedaan signifikan dunia Arab yang dulu dan sekarang. Dulu, dunia Arab sangat solid. Dalam beberapa perang Arab-Israel, dunia Arab terlihat solid hingga pada era perang Yom Kippur 1973, Israel hampir saja kalah.
“Ketika itu suara dunia Arab bulat : No peace, no Nego. Namun, hari ini sudah terjadi pergeseran pendirian di dunia Arab," kata Umam dalam webinar Universitas Paramadina dan Centre for Dialogue and Cooperation Among Civilizations (CDCC), Kamis (29/9/2022).
Baca Juga: Negara Arab Pulihkan Hubungan dengan Israel, Ini Dampaknya ke Palestina
Beberapa negara Arab telah membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Aktor utama pembukaan hubungan itu adalah pihak Arab Saudi.
Secara geopolitik, pria yang akrab disapa Umam itu menilai ada perbedaan signifikan dunia Arab yang dulu dan sekarang. Dulu, dunia Arab sangat solid. Dalam beberapa perang Arab-Israel, dunia Arab terlihat solid hingga pada era perang Yom Kippur 1973, Israel hampir saja kalah.
“Ketika itu suara dunia Arab bulat : No peace, no Nego. Namun, hari ini sudah terjadi pergeseran pendirian di dunia Arab," kata Umam dalam webinar Universitas Paramadina dan Centre for Dialogue and Cooperation Among Civilizations (CDCC), Kamis (29/9/2022).
Baca Juga: Negara Arab Pulihkan Hubungan dengan Israel, Ini Dampaknya ke Palestina
Beberapa negara Arab telah membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Aktor utama pembukaan hubungan itu adalah pihak Arab Saudi.