Kisah Perjalanan Mualaf Mantan Pendeta Dantje Mumek
Ummu hani
Ahad, 02 Oktober 2022 - 09:01 WIB
Mantan pendeta pak Dantje Mumek. Foto: Istimewa
Mendapatkan hidayah dari Allah SWT untuk menyembah diri-Nya merupakan berkah bagi kehidupan manusia di Bumi untuk bekal di akhirat kelak. Kenikmatan ini dirasakan oleh Dantje Mumek. Ia mengaku, keputusannya untuk menjadi seorang muslim karena junjungannya, Yesus Kristus.
"Saya melihat junjungan saya Yesus Kristus yang dalam Al-Qur'an Isa Almasih, melakukan semua apa yang dilakukan oleh orang-orang muslim. Apa yang dia (Yesus) lakukan tertulis di dalam Al Quran," kata Dantje, mengutip dari kanal YouTube Mualaf Centre Aya Sofya, dikutip, Jumat (30/9/2022).
Danjte mencontohkan dalam Yohanes pasal 17 ayat 3, disebutkan, 'Engkau satu-satunya Allah dan aku adalah utusan'. Menurut Dantje, hal ini diungkapkan juga dalam Al-Qur'an yang menunjukkan Tauhid.
Baca Juga:Usai Diskusi Selama 1 Jam, Stefany Putuskan Jadi Mualaf
"Selain itu, pada Ibrani 1 ayat 1, Allah menyampaikan firman kepada Nabi-nabinya. Yesus Kristus dalam bibel dia adalah perantara sehingga terbentuklah Injil. Dia (Yesus) sebagai hamba berdasarkan Alkitab," tutur Dantje.
Selanjutnya, Dantje menyebutkan, Kristus berasal dari kata Yunani yaitu 'Kurios' artinya tuan (majikan). "Yesus adalah Nabi yang bukan di sembah, dia (Yesus) adalah juru selamat, kita menghargai dia. Di dalam dia (Yesus) ada otoritas Allah. Nama Yesus disertai dengan Kristus artinya jabatan," kata mantan pendeta dari Gereja Pantekosta ini.
Danjte menyebutkan, Yesus pada saat datang ke dunia tidak merombak Taurat tetapi menggenapi. Menurut Dantje, hal tersebut tercatat dalam Yeremia 31 ayat 33.
"Saya melihat junjungan saya Yesus Kristus yang dalam Al-Qur'an Isa Almasih, melakukan semua apa yang dilakukan oleh orang-orang muslim. Apa yang dia (Yesus) lakukan tertulis di dalam Al Quran," kata Dantje, mengutip dari kanal YouTube Mualaf Centre Aya Sofya, dikutip, Jumat (30/9/2022).
Danjte mencontohkan dalam Yohanes pasal 17 ayat 3, disebutkan, 'Engkau satu-satunya Allah dan aku adalah utusan'. Menurut Dantje, hal ini diungkapkan juga dalam Al-Qur'an yang menunjukkan Tauhid.
Baca Juga:Usai Diskusi Selama 1 Jam, Stefany Putuskan Jadi Mualaf
"Selain itu, pada Ibrani 1 ayat 1, Allah menyampaikan firman kepada Nabi-nabinya. Yesus Kristus dalam bibel dia adalah perantara sehingga terbentuklah Injil. Dia (Yesus) sebagai hamba berdasarkan Alkitab," tutur Dantje.
Selanjutnya, Dantje menyebutkan, Kristus berasal dari kata Yunani yaitu 'Kurios' artinya tuan (majikan). "Yesus adalah Nabi yang bukan di sembah, dia (Yesus) adalah juru selamat, kita menghargai dia. Di dalam dia (Yesus) ada otoritas Allah. Nama Yesus disertai dengan Kristus artinya jabatan," kata mantan pendeta dari Gereja Pantekosta ini.
Danjte menyebutkan, Yesus pada saat datang ke dunia tidak merombak Taurat tetapi menggenapi. Menurut Dantje, hal tersebut tercatat dalam Yeremia 31 ayat 33.