LANGIT7.ID, Jakarta - Manusia beruntung adalah mereka yang mendapatkan hidayah dari Allah SWT semasa hidup di dunia. Salah satu bentuk petunjuk Allah SWT adalah menuntun seseorang untuk menyembah-Nya.
Hidayah tersebut datang kepada Stefany. Seseorang yang memutuskan menjadi mualaf setelah menemukan ada miskonsepsi dengan kitab agama terdahulunya.
Sebelum hingga akhirnya memutuskan mengucapkan dua kalimat syahadat, Stefany terlebih dahulu menemui salah satu tokoh muslim populer yang juga seorang mualaf, Dondy Tan, untuk berdialog.
Baca Juga: Kuatkan Iman dan Silaturahmi Antar-Mualaf, Masjid Sunda Kelapa Gelar Sarasehan MualafDondy Tan mengatakan Stefany berdiskusi dengannya karena menemukan adanya kejanggalan di kitab kuno agama terdahulunya, yakni perbedaan antara tulisan lama dan yang baru.
"Stefany mengaku kepada saya, ayahnya seorang yang khatam bible. Dia berdiskusi dengan saya, kitabnya yang dipelajari ada kejanggalan," kata Dondy Tan, dalam kanal YouTube Dondy Tan, dikutip
Langit7.id, Ahad (25/9/2022).
Setelah itu, Dondy mengatakan, pada 13 Desember 2021 Stefany akhirnya memutuskan untuk bersyahadat karena dirinya menyadari, Islam merupakan agama yang sempurna.
"Jadi setelah berdialog selama satu jam, kami berpindah tempat ke mushala untuk (Stefany) mengucapkan dua kalimat syahadat," tutur Dondy.
Dalam proses tersebut, Stefany mengaku tak ada satupun paksaan atau intimidasi untuk memeluk agama Islam. "Tidak, tidak ada paksaan, apalagi intimidasi tidak ada," ucapnya.
Baca Juga: Kisah Mualaf Dondy Tan, Berawal Penasaran dari Ceramah Ahmed Deedat(zhd)