LANGIT7.ID, Jakarta -
Masjid Agung Sunda Kelapa menjadi tempat banyak mualaf mengikrarkan syahadatnya. Para mualaf memulai kehidupannya sebagai muslim di Masjid di kawasan Menteng tersebut.
Dalam rangka menguatkan silaturahmi dan keimanan para mualaf tersebut, mualaf Center Masjid Agung Sunda Kelapa menggelar Sarasehan Mualaf pada Sabtu (24/9/2022).
"Sejak pandemi masuk, tidak ada kegiatan yang dilakukan mengundang banyak jemaah untuk bisa hadir. Alhamdulillah pada hari ini dengan inisiatif dan ikhtiar kami untuk bisa mengumpulkan para mualaf yang yang telah diikrarkan oleh Masjid Agung Sunda kelapa juga terbuka untuk umum, alhamdulillah kita pada hari ini mengadakan acara ini," ujar Koordinator Mualaf Center Masjid Agung Sunda Kelapa, Muhammad Kamil, kepada LANGIT7, Sabtu (24/9/2022).
Baca Juga: Habib Husen: Mualaf Punya Hak Khusus dalam Islam
Dia mengaku sudah berusaha mengundang para mualaf dari tahun 2016 - 2022 untuk datang ke acara tersebut, yang jika ditotalkan sekitar 1000 orang.
"Meskipun yang hadir ini jumlahnya tidak segitu, tapi mudah-mudahan nanti bisa hadir lebih banyak lagi," ucapnya.
Sementara, Habib Husein Hamid Al Atas mengaku bahagia dengan adanya acara tersebut, sebab menurutnya orang yang membimbing orang lain masuk Islam tidak terhingga pahalanya.
Selain itu, dia berharap Mualaf Center tetap hidup dan terus berkembang menjadi lebih lebih kedepannya.
"Para mualaf hendaknya mensyukuri nikmat Allah yang tak terhingga, kita berusaha membantu mereka dalam berbagai macam usaha mereka. Pak Setyanto bersama pengurus Sunda Kelapa ini merupakan kebahagiaan bagi saya karena Mualaf Center ini kembali hidup dan mudah-mudahan lebih baik dari masa-masa sebelumnya," ucapnya.
"Dan mereka yang berjasa, diantaranya membimbing masuk ke dalam Islam tak terhingga pahalanya," lanjut dia.
Baca Juga: Habib Husen Al-Attas: Muslim dan Non Muslim Punya Kecondongan pada FitrahSalah satu jemaah asal Singapura bernama Ian (36) mengaku sangat terbantu dengan adanya acara tersebut, sebab segala pertanyaan yang selama ini ia pendam terjawab oleh para narasumber.
Menurut dia, sangat penting diadakan perkumpulan mualaf sebab banyak mualaf termasuk dirinya, yang butuh diisi kembali pengetahuan keagamaannya.
"Dengan mendengar masukan dari para narasumber, semoga bermanfaat untuk mualaf-mualaf yang hadir di sini dan umat Islam yang hadir hari ini. Menurut saya perkumpulan mualaf harus ada karena banyak orang mualaf yang butuh diisi lagi, dan terimakasih Mualaf Center menjadi salah satu tempat untuk mengisi itu semua," tutur Ian kepada LANGIT7.
(jqf)